Bandung, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat memastikan bahwa jumlah angkatan kerja berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir memperlihatkan adanya peningkatan. Jumlah angkatan kerja pada kondisi Februari 2026 mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan kondisi Februari 2024 maupun Februari 2025. Jumlah angkatan kerja pada Februari 2026 mengalami peningkatan sebanyak 0,09 juta orang dibandingkan keadaan Februari 2025.
Peningkatan jumlah angkatan kerja disebabkan oleh meningkatnya penduduk yang bekerja sebanyak 0,11 juta orang dan berkurangnya pengangguran sebanyak 0,02 juta orang. Jumlah angkatan kerja pada Februari 2026 juga mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2024, yaitu meningkat sebanyak 1,01 juta orang.
Kepala OJK Jabar Darwisman menuturkan, meski adanya kenaikan angka pekerja tapi harus tetap diwaspadai banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) khususnya di industri padat karya.
"Padat karya ini seperti industri tekstil karena impor (barang jadi) murah sehingga menyumbang pada ribuan kasus PHK di 2026," ujar Darwisman dalam diskusi di Bandung, Kamis (30/7/2026).
