Modus Donor Darah, Pria Sukabumi Malah Terekam CCTV Curi Laptop PMI

- Seorang pria berpura-pura menjadi pendonor darah di Markas PMI Sukabumi dan terekam CCTV mencuri laptop staf yang ditinggal di meja kerja.
- Pelaku mengenakan jaket loreng, memanfaatkan pintu Unit Transfusi Darah yang longgar pengawasannya, lalu dengan cepat membawa kabur laptop merek Dell.
- Laptop berisi data penting termasuk kerja sama dengan Palang Merah Jepang ikut hilang, dan kasusnya kini diselidiki polisi berdasarkan rekaman CCTV.
Sukabumi, IDN Times - Aksi kriminalitas bisa terjadi di mana saja tanpa pandang bulu, bahkan di tempat kemanusiaan sekalipun. Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baru saja menjadi sasaran empuk seorang pencuri nekat.
Mirisnya, pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi calon pendonor darah yang hendak melakukan aksi sosial. Alih-alih menyumbangkan darah, pria misterius ini malah menggasak satu unit laptop milik staf yang tengah ditinggal di meja kerja. Aksinya yang terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) kini viral dan menjadi sorotan netizen.
1. Pelaku sempat mondar-mandir pakai jaket loreng, masuk ke UTD

Aksi pencurian ini terjadi di Markas PMI yang berlokasi di Jalan Raya Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Dalam rekaman kamera CCTV yang terpasang di area kantor, gerak-gerik pelaku terlihat sangat mencurigakan sebelum mengeksekusi barang incarannya.
Pria yang mengenakan jaket motif loreng dan helm berwarna abu-abu itu tampak mondar-mandir terlebih dahulu di koridor kantor. Langkah ini sengaja ia lakukan demi memastikan situasi sekitar benar-benar aman dan sepi dari jangkauan petugas jaga.
Staf Markas PMI Kabupaten Sukabumi, Dikdik Maulana, membenarkan adanya insiden tersebut. Dikdik menjelaskan bahwa pelaku masuk ke dalam area dalam kantor dengan memanfaatkan akses pintu Unit Transfusi Darah (UTD) yang saat itu sedang longgar pengawasannya.
"Pelaku masuk dari pintu sebelah UTD, dia melihat situasi apakah ada orang atau tidak," ungkap Dikdik saat menjelaskan kronologi kejadian kepada awak media, Selasa (23/6/2026).
2. Eksekusi cepat, laptop merk Dell langsung digondol

Begitu merasa suasana sekitar sudah benar-benar aman dan tidak ada staf yang melintas, pelaku langsung gerak cepat. Ia menyelinap masuk ke ruang kerja staf markas dan langsung menyasar sebuah laptop yang tergeletak di atas meja.
"Kemudian dia masuk ke arah pintu markas, di situ ada laptop merk Dell di atas meja, dia langsung mengambilnya dan keluar," lanjut Dikdik. Proses pencurian itu terjadi begitu cepat sebelum akhirnya pelaku kabur melarikan diri.
3. Apes, seluruh data krusial database ikut amblas!

Ulah nekat maling tunggal ini otomatis membuat operasional kantor PMI Kabupaten Sukabumi menjadi kelabakan. Bukan tanpa alasan, laptop yang digondol pencuri tersebut ternyata menyimpan banyak sekali data-data penting dan krusial milik organisasi kemanusiaan tersebut, termasuk data kerja sama dengan Palang Merah Jepang.
"Kerugian selain laptop, seluruh data-data database ada di sana semuanya," ungkap Dikdik dengan nada lemas.
Dikdik juga menambahkan, selama ini lingkungan Markas PMI Kabupaten Sukabumi dikenal sangat aman. Insiden bobolnya keamanan kantor hingga kehilangan barang inventaris berharga ini baru pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah markas tersebut berdiri.
"Baru kali ini ada kejadian sampai ada barang yang hilang," tambah dia.
Tak tinggal diam, pihak PMI Kabupaten Sukabumi kini telah resmi melaporkan kasus pencurian ini ke Mapolsek Cisaat. Berbekal rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah dan gerak-gerik pelaku secara gamblang, pihak kepolisian kini sedang melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku.


















