Bandung, IDN Times - Tingginya elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM dibandingkan Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa survei terakhir, tidak lepas dari pemanfaatan Instrumen politik yang baik yaitu sosial media.
Aktivitas sosial media yang terus dimaksimalkan oleh KDM dalam menyampaikan semua pandangan serta program-program kerjanya nyatanya berdampak positif kepada elektabilitas. Hal ini tercermin dari berbagai lembaga survei yang menempatkan KDM di urutan pertama dalam simulasi Pilpres 2029.
Yang teranyar, survei Tempo Data Science yang menyatakan KDM mendapatkan 30 persen, disusul Prabowo Subianto di angka 20 persen dari 1.260 responden di 38 provinsi, dengan metodologi multistage random sampling, tingkat kepercayaan sebesar 95 persen serta margin of error (MoE) kurang lebih 2,9 persen, periode 31 Juli 2026 hingga 11 Agustus 2026.
