Indramayu, IDN Times - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kijaran, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, kembali bertambah. Dua korban yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia, sehingga total korban tewas kini mencapai 12 orang.
Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarief mengatakan, dua korban yang meninggal merupakan pasien yang sempat mendapatkan penanganan medis usai kecelakaan. Salah satu korban yang meninggal adalah sopir mobil Daihatsu Gran Max bak terbuka yang mengangkut rombongan penumpang.
"Korban meninggal dunia bertambah dua yang dalam perawatan di rumah sakit. Total korban meninggal dunia 12 orang," kata Undang, Senin (13/7/2026).
Dengan demikian dari 18 orang yang berada dalam kendaraan tersebut ada enam orang yang masih mendapatkan perawatan. Undang menyebut kondisi para korban ini alami luka ringan.
Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Satlantas Polres Indramayu bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menggelar olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui secara rinci kronologi hingga faktor penyebab kecelakaan.
"Nanti sekitar jam 09.00 WIB," kata Undang.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat mobil Grand Max bak terbuka yang membawa rombongan dari acara pernikahan hendak memutar arah di Jalan Raya Kijaran. Saat bermanuver, kendaraan itu ditabrak dari belakang oleh truk wing box hingga terdorong ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Hino yang datang dari arah berlawanan menghantam Grand Max sehingga terjadi benturan beruntun yang mengakibatkan banyak korban jiwa.
Sebelumnya, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dari para pengemudi yang terlibat.
