Kolaborasi Dakwah dan Seni, Persis Ramadhan Expo 2026 Diserbu Pengunjung

- Persis Ramadhan Expo 2026 di Bandung diserbu pengunjung, menghadirkan pameran, kegiatan Ramadan, serta tokoh dakwah dan publik figur ternama yang memeriahkan suasana.
- Kegiatan ini menjadi wujud transformasi dakwah Persis dengan menggabungkan ceramah, seni, budaya, dan aktivitas sosial agar lebih dekat dengan masyarakat luas.
- Publik figur seperti Irfan Hakim dan Pidi Baiq mengapresiasi konsep acara yang memadukan dakwah, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi umat secara kreatif dan inspiratif.
Bandung, IDN Times – Persis Ramadhan Expo 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat, Kota Bandung. Selain menghadirkan pameran dan kegiatan Ramadan, acara ini juga dimeriahkan sejumlah da’i kondang dan publik figur yang menjadi pengisi acara.
Beberapa tokoh dakwah yang hadir di antaranya Ustaz Sudi Muttaqien, Ustaz Adam Amiruddin, KH Harus Muslim, dan KH Zae Nandang. Sementara dari kalangan publik figur, acara ini menghadirkan Armand Maulana, Irfan Hakim, Yukie Pas Band, hingga Pidi Baiq.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bagian dari konsep besar Persis Ramadhan Expo yang menggabungkan kegiatan dakwah, edufair, serta pemberdayaan ekonomi umat dalam satu rangkaian acara.
1. Persis dorong transformasi dakwah

Ketua Pelaksana Persis Ramadhan Expo 2026, Tatan Ahmad Santana mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi dakwah Persatuan Islam (Persis).
Menurutnya, dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah di mimbar, tetapi juga bisa dikolaborasikan dengan seni, budaya, dan kegiatan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Expo ini menjadi salah satu bagian transformasi dakwah Persis yang tidak hanya bertablig melalui mimbar tapi juga melalui seni dan budaya,” kata Tatan.
2. Irfan Hakim merasa seperti pulang kampung

Presenter sekaligus publik figur, Irfan Hakim mengapresiasi penyelenggaraan Persis Ramadhan Expo 2026. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan organisasi Persis sekaligus dengan Kota Bandung.
“Saya keluarga besar Persis dan juga orang Bandung. Jadi berasa pulang kampung berada di event ini,” ujar Irfan.
Ia menilai kegiatan ini menarik karena tidak hanya menghadirkan expo UMKM, tetapi juga kajian keislaman serta seminar inspiratif bagi masyarakat.
3. Pidi Baiq: Persis bikin event yang keren

Hal senada juga disampaikan penulis dan musisi Pidi Baiq. Ia mengaku terkesan dengan konsep dan pelaksanaan Persis Ramadhan Expo yang dinilai berbeda dari kegiatan serupa.
Menurutnya, kolaborasi antara dakwah, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi membuat acara ini terasa lebih hidup dan relevan dengan masyarakat.
“Sangat luar biasa. Saya tidak menyangka Persis bisa membuat event sekeren ini,” kata Pidi Baiq.


















