Sejumlah dokter spesialis keliling melayani pengobatan gratis dan deteksi TBC di CFD Jalan Menteri Supeno Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Selain memperluas jangkauan skrining, tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat yang terindikasi TBC mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Sebab, banyaknya orang yang menjalani skrining belum tentu sejalan dengan keberhasilan penanganan penyakit apabila tidak diikuti tindak lanjut.
Erlina menyebut kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam skrining aktif meliputi orang yang tinggal serumah atau melakukan kontak erat dengan pasien TBC, orang dengan HIV, bayi, anak-anak, lansia, serta orang dengan kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Setiap orang yang terindikasi TBC perlu mendapatkan akses terhadap pemeriksaan diagnostik, penetapan diagnosis, hingga pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
"Setiap orang yang terindikasi TBC perlu mendapatkan akses terhadap pemeriksaan lanjutan, diagnosis yang tepat, dan pengobatan sesuai anjuran. Karena itu, perluasan skrining harus berjalan beriringan dengan penguatan layanan diagnostik, akses pengobatan, pendampingan pasien, serta kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, CEO sekaligus Founder Delft Imaging, Guido Geerts, mengatakan penanganan TBC membutuhkan inovasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, perluasan akses layanan kesehatan hingga komunitas di wilayah terpencil juga menjadi bagian penting dalam upaya eliminasi penyakit tersebut.
"Komitmen kami tidak terbatas pada penyediaan teknologi, tetapi juga mencakup dukungan terhadap transfer pengetahuan, penguatan kapasitas lokal, serta pengembangan solusi kesehatan yang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang," kata Guido.
Upaya eliminasi TBC di Indonesia ditargetkan tercapai pada 2030. Untuk mewujudkannya, pemanfaatan teknologi seperti AI perlu berjalan beriringan dengan penguatan infrastruktur kesehatan, ketersediaan tenaga medis, serta akses pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat.