Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapal Muat 10 Ribu Ton Batu Bara Bocor di Sukabumi, Belasan ABK Dievakuasi
Tongkang batu bara bocor di laut Sukabumi (dok warga)
  • Kapal pengangkut batu bara Titan 70 mengalami kebocoran di perairan Cibuni, Sukabumi, dan 16 kru termasuk nakhoda berhasil dievakuasi ke Pantai Ujunggenteng dengan selamat.
  • Penyebab kebocoran diduga akibat bagian lambung kapal yang berkarat saat membawa muatan 10 ribu ton batu bara dari Lampung menuju Cilacap.
  • Kapal masih tertahan dalam posisi miring di perairan Tegalbuleud tanpa tumpahan batu bara, sementara seluruh kru menjalani pemeriksaan medis dan administrasi pelayaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Sebuah kapal pengangkut batu bara dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Cibuni, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Belasan anak buah kapal dievakuasi.

Kapal bernama Titan 70 tersebut terpaksa melakukan lego jangkar setelah dihantam kebocoran pada bagian haluan lambung kanan. Beruntung, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan dari amukan ombak.

1. Kronologi evakuasi dramatis 16 kru kapal ke Ujunggenteng

Belasan ABK dievakuasi (dok warga)

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap, Dadang Priatna, mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Pihaknya pun langsung bergerak cepat melakukan operasi penyelamatan.

Sebanyak 16 orang yang terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) dan nahkoda berhasil dievakuasi dengan selamat ke tepian Pantai Ujunggenteng menggunakan bantuan perahu lokal.

"Itu kapalnya bocor, ya akhirnya dievakuasi oleh perahu diesel milik Dede Putra. Nah personelnya plus ABK plus nakhoda yang diselamatkan ada 16 orang," kata Dadang, Selasa (16/6/2026).

2. Diduga bocor karena lambung kapal berkarat

Tongkang batu bara bocor di laut Sukabumi (dok warga)

Berdasarkan data yang dihimpun, kapal Titan 70 tersebut sedang dalam perjalanan berlayar membawa muatan 10 ribu ton batu bara. Kapal ini bertolak dari Lampung dengan tujuan akhir ke Cilacap, Jawa Tengah.

Terkait penyebab kecelakaan, Dadang menyebutkan adanya faktor kerusakan fasilitas pada bodi kapal yang diduga memicu masuknya air laut.

"Kalau menurut nakhoda dan ABK itu karena bagian pinggir kapal sudah berkarat," jelas Dadang meneruskan kesaksian para kru.

3. Kondisi kapal angkut ribuan ton batu bara miring

Tongkang batu bara bocor di laut Sukabumi (dok warga)

Meski bagian lambung kanan kapal robek dan sempat kemasukan air, Dadang memastikan bahwa kapal pengangkut logistik tersebut tidak sampai tenggelam ke dasar laut.

Hingga saat ini, posisi kapal Titan 70 dilaporkan masih tertahan dalam kondisi miring di perairan Tegalbuleud. Untungnya, muatan batu bara dalam jumlah raksasa itu belum mencemari ekosistem laut sekitar.

"Batu baranya belum ada yang tumpah, masih miring," ungkap Dadang.

4. Kru jalani pemeriksaan medis dan dokumen administrasi

Belasan ABK dievakuasi (dok warga)

Setelah berhasil dibawa ke daratan, belasan ABK bersama nakhoda langsung mendapatkan penanganan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka pascainsiden.

Tak hanya itu, para kru juga langsung diserahkan ke aparat berwenang terkait guna menjalani pemeriksaan kelengkapan surat-surat administrasi pelayaran.

Dadang menambahkan, kawasan perairan selatan Sukabumi ini memang menjadi jalur perlintasan utama bagi kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara. Jalur ini terbagi menjadi beberapa koridor pelayaran, termasuk rute internasional menuju Australia.

Editorial Team

Related Article