Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perindustrian dan pelaku usaha tengah menegaskan komitmen bersama dalam mendorong industri yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kedua pihak telah penandatanganan komitmen bersama yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian RI, Ketua Umum Kadin Jawa Barat, dan berbagai organisasi lainnya.
Adapun komitmen bersama yang ditandatangani meliputi peningkatan iklim investasi yang kondusif, penguatan penyerapan tenaga kerja dan kualitas SDM, pengembangan infrastruktur kawasan industri, penguatan rantai pasok lokal, pengembangan industri hijau dan berkelanjutan, hilirisasi dan peningkatan ekspor, serta penguatan stabilitas sosial di kawasan industri.
Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, mengungkapkan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi yang terus melakukan akselerasi, utamanya dalam mewujudkan Jawa Barat sebagai kawasan yang diminati para investor mancanegara.
“Dengan adanya pihak swasta yang mendirikan industri di Jawa Barat, hal ini memberi pengaruh besar dalam membuka lapangan kerja dan semakin mereduksi angka pengangguran di Jawa Barat,” kata Almer melalui siaran pers dikutip IDN Times, Minggu (26/4/2026).
Almer juga menambahkan bahwa Kadin Jawa Barat selaku induk organisasi akan senantiasa berkolaborasi dan bersinergi bersama pemerintah dalam rangka mewujudkan visi Jawa Barat Istimewa.
