Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jokowi Imbau Para Buruh Bisa Tangkal Hoaks

Jokowi Imbau Para Buruh Bisa Tangkal Hoaks
IDN Times/Debbie Sutrisno
Share Article

Bandung, IDN Times - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga maju dalam dalam pemilihan presiden (piplres) tahun ini meminta para buruh agar mampu menangkal pemberitaan bohong atau hoaks yang selama ini semakin ramai di media sosial maupun lingkungan masyarakat. Terlebih menjelang hari pencoblosan 17 April nanti maka dipastikan konten hoaks akan terus bertambah.

"Tinggal kurang lebih delapan hari lagi, tolong betul-betul di lapangan dilihat apakah ada isu hoaks, hasutan, atau fitnah, dan berita bohong," ujar Jokowi dalam Apel Akbar Buruh Jawa Barat di Dome Sabilulungan, Selasa (9/4).

1. Hoaks larangan adzan hingga pernikahan sejenis

Menurut Jokowi, hoaks yang ditujukan kepadanya dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin sangat beragam. Misalnya, ketika Jokowi-Amin menang maka pendidikan agama akan dihapus. "Itu bohong," kata Jokowi.

Kemudian ada juga hoaks mengenai larangan adzan di masjid-masjid jika pasangan ini menang juga tidak benar. Hoaks yang kembali ramai adalah pemberian izin untuk pasangan sesama jenis (LGBT) menikah saat Jokowi kembali memimpin. Informasi ini juga bohong.

"Hati-hati ini sudah ngawur. Jangan sampai terkena kabar fitnah dan hoaks. Kita harus berani melawan dan meluruskan," ujarnya.

2. Banyak tetangga goyah karena hoaks, tolong diingatkan

IDN Times/ Dini suciatiningrum
IDN Times/ Dini suciatiningrum

Jokowi yakin para buruh yang hadir dalam apel besar ini tidak akan goyah dengan pemberitaan palsu yang selama ini disampaikan. Meski demikian, para buruh diharap bisa mengingatkan jika ada tetangga terdekat mereka yang kemudian menganggap berita hoaks ini benar. Apalagi jika mereka sampai berpikiran tidak akan memilih Jokowi-Amin karena berita hoaks itu.

"Kalau ada tetangga kita yang goyah tolong diingatkan," ungkap Jokowi.

3. Datanglah ke TPS menggunakan baju putih

Ilustrasi pengamanan kotak suara (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)
Ilustrasi pengamanan kotak suara (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Dalam pidatonya, Jokowi pun mengingatkan kembali kepada seluruh masyrakat terutama para buruh yang mendukungnya agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) menggunakan baju putih. "Karena yang akan dicoblos bajunya putih. Tapi kalau gak pakai baju putih juga gapapa," kata dia.

Mantan Wali Kota Solo ini pun mengimbau agar para buruh bisa mengajak tetangga dan saudara untuk datang berbondong-bondong ke TPS. Jangan sampai ada masyarakat yang jadi golongan putih (golput) dan tidak menggunakan hak suaranya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debbie Sutrisno
EditorDebbie Sutrisno

Latest News Jawa Barat

See More

DPRD Jabar Soroti PCMB Jabar, Sebut Membingungkan Orang Tua

09 Jun 2026, 16:10 WIBNews