Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jembatan Pongpet Roboh saat Persemian Diambil Alih Pemprov Jabar
Dok. Tangkap Layar-IDN Times
  • Pemprov Jawa Barat mengambil alih penanganan Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta karena fiskal Kabupaten Pangandaran dinilai tidak mampu membiayai pembangunan mandiri.
  • Dedi Mulyadi menegaskan jembatan yang anjlok saat peresmian bukan proyek beranggaran Pemprov Jabar, namun provinsi tetap menyiapkan penggantinya.
  • Jembatan permanen ditargetkan dibangun lewat APBD Jabar 2027 agar dapat dilalui kendaraan dan memperlancar distribusi hasil pertanian, peternakan, perikanan, serta kelautan warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (30/8/2026) sore lalu

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta anjlok sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Tali sling terlepas akibat kelebihan beban, namun tidak ada korban jiwa.

Rabu (2/9/2026)

Pemprov Jawa Barat memastikan mengambil alih penanganan jembatan di Desa Margacinta karena kemampuan fiskal Kabupaten Pangandaran dinilai terbatas. Dedi Mulyadi menegaskan proyek sebelumnya bukan menggunakan anggaran Pemprov Jabar.

Tahun Anggaran 2027

Pemprov Jabar menargetkan pembangunan jembatan permanen di Desa Margacinta melalui APBD Jawa Barat. Jembatan dirancang dapat dilalui kendaraan dan mendukung distribusi hasil ekonomi warga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat akan mengambil alih penanganan Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta yang anjlok sesaat setelah peresmian, serta merencanakan pembangunan jembatan permanen.
  • Who?
    Pemprov Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Kodim 0625/Pangandaran, dan warga Desa Margacinta terlibat dalam peristiwa ini.
  • Where?
    Jembatan berada di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
  • When?
    Jembatan anjlok setelah diresmikan pada Minggu sore, 30 Agustus 2026. Dedi Mulyadi menyampaikan pengambilalihan penanganan pada Rabu, 2 September 2026.
  • Why?
    Pemprov Jabar mengambil alih karena kemampuan fiskal Kabupaten Pangandaran dinilai belum memungkinkan membiayai pembangunan infrastruktur tersebut secara mandiri, dengan tekanan fiskal dan defisit yang tinggi.
  • How?
    Tali sling di sisi jembatan terlepas akibat kelebihan beban saat peresmian. Pemprov Jabar menargetkan pembangunan jembatan permanen yang dapat dilalui mobil melalui APBD Jawa Barat 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta hampir roboh saat diresmikan oleh Bupati Citra. Tali jembatan lepas karena terlalu berat, tapi tidak ada yang meninggal. Pemerintah Jawa Barat bilang akan mengurus jembatan itu. Mereka mau membuat jembatan baru yang kuat pada tahun 2027 supaya mobil dan warga bisa lewat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengambilalihan penanganan oleh Pemprov Jawa Barat menunjukkan respons konkret terhadap kebutuhan Desa Margacinta di tengah keterbatasan fiskal daerah. Rencana jembatan permanen pada 2027 membuka peluang akses yang lebih aman dan luas bagi warga, termasuk untuk mobilitas serta pengangkutan hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan mengambil alih penanganan jembatan gantung di Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran yang belakangan menjadi sorotan publik karena hampir roboh di saat peresmian.

Keputusan itu diambil setelah Pemprov Jabar menilai kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Pangandaran belum memungkinkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur tersebut secara mandiri.

KDM juga meluruskan mengenai anggapan pembangunan jembatan gantung itu merupakan proyek Pemprov Jabar. Dia menegaskan, pembangunan jembatan tersebut bukan menggunakan anggaran pemerintah provinsi.

"Jembatan gantung difaktakan menjadi kesalahan saya. Ayo, ternyata jembatan gantung bukan anggaran Pemprov Jabar. Ya sudah, kita tak usah lagi berdebat urusan jembatan gantung di Desa Margacinta," kata Dedi, dalam keterangan resminya, Rabu (2/9/2026).

1. Diambil alih karena fiskal Pangandaran tidak mampu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Kendati begitu, Pemprov Jabar tidak akan tinggal diam. Dedi mengaku memahami kondisi keuangan Kabupaten Pangandaran yang tengah menghadapi tekanan fiskal cukup berat, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah provinsi.

"Pemprov Jabar juga tahu kalau Pemda Kabupaten Pangandaran bangun jembatan itu keuangannya tidak mampu. Tekanan fiskalnya berat, defisitnya tinggi. Ibu Citra aja nanti pusing Ibu Bupati-nya," ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar akan mengambil alih kewenangan pembangunan jembatan tersebut dan menyiapkan proyek penggantinya dalam bentuk jembatan permanen yang lebih representatif.

"Pemprov Jabar segera mengambil alih jembatan yang ada di Margacinta menjadi kewenangan Pemprov Jabar," kata dia.

2. Jembatan akan dibangun permanen

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menargetkan, pembangunan jembatan permanen mulai direalisasikan melalui APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2027. Infrastruktur baru itu dirancang tidak hanya sebagai sarana penghubung warga, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

"Dan selanjutnya, kami segera membangun jembatan permanen di Desa Margacinta dan sekitarnya sehingga bisa dilewati mobil, bisa dilewati banyak orang, bisa ngangkut hasil bumi, bisa ngangkut hasil pertanian, bisa ngangkut hasil peternakan, perikanan, kelautan," ungkapnya.

Menurut Dedi, keberadaan jembatan permanen akan memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi warga Pangandaran.

"Transportasinya lancar, ekonominya berputar, rakyatnya pun bisa senang, tapi tidak boleh dipakai balapan. Kita bangun di APBD tahun 2027," katanya.

3. Jembatan gantung Pongpet viral karena roboh saat diresmikan Bupati Pangandaran

Dok. Tangkap Layar-IDN Times

Pembangunan jembatan permanen di Desa Margacinta diharapkan menjadi solusi jangka panjang, untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

"Hatur nuhun pada semuanya, semoga kita bisa terus berjalan mewujudkan seluruh mimpi dan harapan warga," kata Dedi.

Sebelumnya, Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan atau anjlok sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami pada Minggu (30/8/2026) sore lalu.

Tali sling di sisi jembatan terlepas, akibat kelebihan beban. Bupati Citra yang sedang berada di tengah jembatan hampir menjadi korban. Untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Dikabarkan, Jembatan Gantung Pongpet dibangun Kodim 0625/Pangandaran bersama warga, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article