Bandung, IDN Times - Keluarga Mahasiswa Pasundan melangsungkan aksi dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Mereka memberikan rapor merah dengan Panca Cipta.
Ada lima poin tuntutan yang mencakup persoalan ekonomi, pendidikan, represivitas dan militerisasi, evaluasi kabinet serta program pemerintah, dan pembangunan yang dinilai harus berpihak pada masyarakat.
Presiden Keluarga Mahasiswa Pasundan, Muamar Bahsir, mengatakan Panca Cipta menjadi bagian dari aspirasi mahasiswa yang ditujukan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Yang pertama itu kami berfokus kepada ekonomi. Yang kedua adalah pendidikan. Yang ketiga adalah sikap represivitas daripada TNI-Polri. Yang keempat itu tentang kebijakan, dan yang terakhir adalah pembangunan," ujar Muamar.
