Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menghadapi pekerjaan rumah dalam mengejar target pendapatan daerah. Selain kepatuhan masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang belum optimal, kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga dinilai belum memberikan kontribusi maksimal.
Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana mengatakan, persoalan paling mencolok dari sektor pajak kendaraan adalah masih tingginya jumlah Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Kondisi ini membuat potensi penerimaan PKB belum sepenuhnya tergarap.
"Pasca-penetapan APBD Perubahan, kami berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Namun, tantangan terberat saat ini ada pada PKB, di mana angka KTMDU masih cukup tinggi," ujar Jajang, Rabu (16/9/2026).
