Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir di Kabupaten Bandung, Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Banjir di Kabupaten Bandung, Ratusan Kepala Keluarga Terdampak
ilustrasi banjir (unsplash.com/Dibakar Roy)

Bandung, IDN Times - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung, pada Selasa (7/4/2026), menyebabkan banjir di dua wilayah dan longsor di empat wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin mengungkapkan bencana banjir terjadi di Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya. Selain itu banjir juga terjadi di Jalan Tanggulun Ibun, Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun.

Sementara untuk longsor terjadi di Jalan Raya Pacet–Cibereum di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari. Longsor juga terjadi di Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan. Selain itu terdapat beberapa titik longsor di wilayah Kecamatan Pacet, yaitu di Desa Pangauban, Desa Cikitu, Desa Girimulya, dan Desa Mandalahaji. Kejadian longsor lainnya terjadi di Kampung Balekambang RT 003 RW 016, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya.

“Dampak longsor di Jalan Raya Pacet–Cibereum material longsoran menutupi sebagian bahu jalan. Adapun titik longsor dimensi panjang 25 meter, tinggi 5 meter, dan lebar 5 meter,” kata Wahyudi, saat dihubungi, Rabu (8/4/2026).

Sementara untuk Desa Sukapura, longsor menutupi sebagian bahu jalan. Di Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, longsor terjadi di beberapa titik yang menyebabkan jalan lingkungan dan akses jalan desa rusak serta mengancam beberapa rumah warga.

“Di wilayah Kecamatan Pacet, longsor mengakibatkan dua unit rumah terdampak dan tiga rumah terputus akses jalannya di Desa Pangauban,” kata dia.

Kemudian di Desa Cikitu terdapat tiga unit rumah terdampak dan empat rumah terancam serta dua kepala keluarga harus mengungsi ke rumah warga lainnya. Di Desa Girimulya beberapa rumah berada dalam kondisi terancam. Di Desa Mandalahaji satu rumah roboh dan dua kepala keluarga dengan sembilan jiwa terdampak sehingga harus mengungsi.

Selain itu, di Kampung Balekambang, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, bantaran sungai tergerus sepanjang sekitar 20 meter dengan kedalaman sekitar 8 meter akibat derasnya aliran air.

Banjir itu menyebabkan akses jalan raya tergenang air di beberapa wilayah sehingga aktivitas kendaraan sempat terganggu. Di Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, warga yang terdampak mencapai 406 kepala keluarga atau sekitar 1.413 jiwa yang berasal dari RW 01 dan RW 02 Kampung Rancabali.

Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Tanggulun Ibun di Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun dan berdampak pada warga di RW 04 sebanyak 250 kepala keluarga, RW 05 sebanyak 200 kepala keluarga, dan RW 07 sebanyak 150 kepala keluarga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Perawat RSHS Bandung Hampir Tukar Bayi Pasien Dinonaktifkan Sementara

10 Apr 2026, 00:05 WIBNews