Bangunan Paud dan Posyandu di Sukabumi Ludes Terbakar

- Kebakaran melanda bangunan PAUD dan posyandu di Kampung Paris, Desa Pamuruyan, Cibadak, Sukabumi, diduga akibat korsleting listrik yang membuat api cepat membesar.
- Bangunan berfungsi ganda sebagai PAUD dan posyandu dengan material kayu sehingga mudah terbakar dan akhirnya rusak parah hingga tidak bisa digunakan kembali.
- Tidak ada korban jiwa karena bangunan sedang kosong saat kejadian, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
1. Kronologis kebakaran

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar saat api sudah dalam kondisi membesar. Kobaran api yang cepat merambat membuat warga panik dan segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
“Kebakaran diketahui oleh warga sekitar saat kondisi api sudah besar,” ujar Komandan Regu Pos V Cibadak, Dinas Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Iyep Yosepa, Minggu (26/4/2026).
2. Objek yang terbakar

Bangunan yang terbakar merupakan fasilitas umum yang digunakan sebagai PAUD dan posyandu dalam satu ruangan dengan dua fungsi. Kondisi bangunan yang didominasi material kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Bangunan posyandu dan sekolah PAUD ini satu ruangan dengan dua fungsi,” kata Iyep.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan mengalami kerusakan parah dan tidak bisa digunakan kembali.
3. Tidak ada korban jiwa, penyebab diduga korsleting listrik

Meski api melahap hampir seluruh bagian bangunan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, bangunan dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban. Namun, kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai kurang lebih Rp50 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Iyep.
Dari hasil penanganan sementara, petugas menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku di lokasi.
“Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik,” jelas Iyep.


















