Bandung, IDN Times - Sepak bola tak lagi hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga media untuk mengampanyekan kesetaraan gender dan hak anak. Hal itu terlihat dalam turnamen nasional Soccer for Equality 2026 yang mencapai babak final di Kota Bandung.
Turnamen yang digagas Plan Indonesia bersama SalingJaga dari Kitabisa ini diikuti 173 tim dari berbagai daerah. Menariknya, sebanyak 32 tim merupakan tim sepak bola putri usia 10-12 tahun. Melalui kompetisi ini, penyelenggara ingin mematahkan anggapan bahwa sepak bola hanya untuk laki-laki sekaligus menggalang solidaritas bagi pemenuhan hak pendidikan anak-anak di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Sepak bola adalah ruang yang setara. Di lapangan tidak ada batasan siapa yang boleh bermimpi atau menunjukkan kemampuan," kata Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti ditemui di Bandung, Minggu (19/7/2026).
