Bandung, IDN Times - Anak muda saat ini khususnya Gen Z saat ini memiliki persoalan dengan kesehatan mental (mental health). Di tengah kecanggihan teknologi dan berbagai kemudahan, tak sedikit anak muda yang justru mengalami minder karena merasa tertinggal dibandingkan teman sebayanya.
Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 1, Gita, menilai bahwa generasi muda sekarang memang ada persoalan di kesehatan mental, maka yang paling mudah dilakukan adalah dengan menyediakan layanan konseling digital. Selain itu bakal disiapkan akademi kepemimpinan untuk para pemuda yang akan belajar tentang manajemen emosi.
"Kita akan bangun 27 gedung kreatif sehingga anak muda bisa melakukan hal kreatif di sana untuk berkreasi.
"Kita juga siapkan 5.000 lapangan oalhraga karena mereka akan sehat dan bahagia," ungkap Gita.
Menurut kader PKB ini, olahraga yang rutin bisa menghasilkan hormon endorfin untuk kebahagiaan. Untuk itu anak muda harus bisa mendapat akses tempat olahraga lebih banyak. Harapannya ketika mereka bisa lebih bahagia berolahraga maka kesehatan mental pun akan lebih baik.
Survei UNICEF Indonesia (2021) menunjukkan hampir 50 persen anak muda di Indonesia merasa tertekan, cemas, atau mengalami stres berat. Kondisi ini sebagian karena fase tumbuh kembang yang dialami remaja, di mana salah satunya adalah tentang citra diri mereka belum berkembang dengan baik, dan mereka sangat peka terhadap pendapat orang lain dan rentan terhadap kritik.
Kemudian juga masa remaja, khususnya, dapat menjadi masa di mana merespons emosional yang intensif, mengingat banyaknya perubahan sosial, kognitif, dan fisik yang dialami remaja dalam fase pertumbuhannya.
