Cirebon, IDN Times - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Cirebon mengingatkan pihak Koperas Desa Merah Putih tidak sembarangan membuka apotek.
Pembentukan apotek baru tidak hanya berorientasi pada penambahan fasilitas, melainkan benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat di lapangan.
Ketua IAI Kabupaten Cirebon, Rihan Basyrin Ahmad, menilai akses masyarakat terhadap layanan kefarmasian saat ini relatif telah terjangkau.
Apotek, klinik, hingga fasilitas kesehatan lain telah tersebar di berbagai wilayah sehingga kebutuhan obat masyarakat pada umumnya dapat terpenuhi.
"Kalau melihat kondisi Kabupaten Cirebon saat ini, sebenarnya sarana farmasi sudah cukup banyak. Apotek dan klinik tersebar di berbagai wilayah, sehingga akses masyarakat terhadap obat relatif mudah,” ujar Rihan, Minggu (14/6/2026).
Menurut dia, sebelum pemerintah atau pengelola koperasi membuka layanan apotek baru, perlu dilakukan pemetaan kebutuhan secara komprehensif agar investasi yang dilakukan tepat sasaran dan tidak menimbulkan tumpang tindih layanan.
