Bandung, IDN Times - Cara masyarakat Indonesia mencari informasi di internet mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya pengguna mengandalkan mesin pencari seperti Google untuk menemukan informasi melalui berbagai tautan, kini semakin banyak yang langsung bertanya kepada platform kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Gemini, hingga Perplexity.
Perubahan perilaku tersebut dinilai akan mengubah strategi pelaku usaha dalam membangun kehadiran digital. Pendiri sekaligus CEO PT Arfadia Digital Indonesia, Tessar Napitupulu, bahkan menilai tantangan saat ini bukan lagi sekadar muncul di halaman pertama Google, melainkan bagaimana sebuah merek bisa direkomendasikan oleh mesin AI.
"Selama bertahun-tahun ukuran keberhasilan digital adalah posisi teratas di Google. Sekarang pertanyaannya berubah, apakah sebuah merek disebut ketika seseorang bertanya kepada ChatGPT atau Gemini," kata Tessar dalam keterangan tertulis diterima IDN Times, Selasa (7/7/2026).
