Anggota polisi menunjukkan lokasi Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara yang menjadi tempat pengemasan Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MGKR) di Jalan Jendral Soedirman, Golantepus, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Senin (10/3/2025). (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono telah memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk persiapan operasi ketupat Lodaya 2025 di Aula Polrestabes Bandung. Rapat dihadiri Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi; Forkopimda Kota Bandung; dan berbagai instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan.
Nantinya akan ada Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Maret sampai 8 April 2025. Ada sebanyak 1.256 personel dan 24 pos pengamanan di wilayah hukum Polrestabes Bandung.
Kegiatan praoperasi dilaksanakan pada 20-25 Maret, sedangkan pascaoperasi berlangsung pada 9-13 April 2025.
Budi menanbahkan, kepolisian bersama TNI dan instansi terkait telah siap untuk menciptakan situasi aman dan kondusif selama libur lebaran. Wali Kota pun telah menginstruksikan camat maupun lurah untuk bersinergi menjaga keamanan, sedangkan Satpol PP diminta mengantisipasi kemacetan di pasar tumpah.
Kemudian, Dishub akan menerjunkan 694 personel dan melakukan ramcheck di PO bus pariwisata mulai 18-25 Maret 2025. Bahkan, BMKG memprediksi hujan ringan sampai sedang bakal terjadi 1 April 2025 dan mengingatkan pentingnya mitigasi bencana, karena adanya sesar aktif di Jabar.
Selain itu, PT KAI Daop 2 Bandung telah memperkirakan lonjakan penumpang sampai 575 ribuan orang dengan puncak arus balik pada H+5 Idulfitri.