Bandung, IDN Times - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan langsung oleh penumpang penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung. Salah satunya dialami Fatma Asri yang gagal menjemput suaminya di Bandara Husein Sastranegara setelah pesawat yang ditumpanginya terpaksa putar balik ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Fatma mengaku, sempat mendapat kabar bahwa suaminya telah berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandung. Namun, saat ditunggu di Bandara Husein, pesawat tersebut tak kunjung tiba.
Belakangan, ia mendapat informasi bahwa pesawat tidak dapat mendarat di Bandung karena operasional Bandara Husein dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik.
"Di Bandara Ngurah Rai ini tetap berangkat, suami sudah kabarin saya dia berangkat. Tapi pas saya tunggu ini tidak sampai, dan akhirnya ada kabar dari suami kalau pesawatnya balik lagi," kata Fatma saat ditemui di Bandara Husein, Minggu (6/9/2026).
Menurut Fatma, pesawat yang ditumpangi suaminya seharusnya mendarat sekitar pukul 12.15 WIB. Namun hingga siang hari belum ada kepastian kapan penerbangan menuju Bandung dapat kembali beroperasi normal.
Peristiwa itu terjadi setelah Bandara Husein menghentikan sementara aktivitas penerbangan mulai pukul 12.07 WIB hingga 16.00 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya paparan abu vulkanik di kawasan bandara.
