Bandung, IDN Times - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada kualitas udara di Kota Bandung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat kondisi udara saat ini berada pada kategori sedang dan mendekati buruk, seiring terdeteksinya abu vulkanik yang juga memaksa Bandara Husein Sastranegara menghentikan sementara operasional penerbangan.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan penurunan kualitas udara terpantau sejak Minggu (6/9/2026) pagi melalui alat pemantau kualitas udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS) yang tersebar di sejumlah titik di Kota Bandung.
"Hari ini kualitas udara kita dalam kondisi sedang menjelang buruk," kata Darto.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak terlepas dari dampak sebaran abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah Bandung. Data pemantauan kualitas udara menunjukkan kondisi udara tidak dalam keadaan normal seperti hari-hari sebelumnya.
