Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
47 Gempa Terjadi di Bandung dalam Sehari, Getaran Terasa hingga Garut
Ilustrasi Gempa Bumi. (IDN Times/Anjani Asra)
  • Kabupaten Bandung mengalami 47 gempa sejak 16 September hingga 17 September 2026 pukul 07.00 WIB, dengan gempa terbaru bermagnitudo 2,7 pada Kamis pagi.
  • Gempa berpusat di darat, 27 kilometer selatan Kabupaten Bandung pada kedalaman 4 kilometer, dan dipicu aktivitas sesar aktif yang menyebabkan gempa dangkal.
  • Getaran terasa di Pangalengan, Talegong, dan Cisewu hingga seperti truk melintas; belum ada laporan kerusakan bangunan, sementara warga diminta mengikuti informasi resmi BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (17/9/2026)

Gempa magnitudo 2,7 terjadi sekitar pukul 06.21 WIB di Kabupaten Bandung.

Sejak tanggal 16 September 2026 hingga tanggal 17 September pukul 07:00 WIB

BMKG mencatat 47 kejadian gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung.

hingga saat ini

Belum ada laporan kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kabupaten Bandung mengalami rangkaian 47 gempa bumi dalam periode 16 September 2026 hingga 17 September 2026 pukul 07.00 WIB. Gempa terbaru berkekuatan magnitudo 2,7.
  • Who?
    BBMKG Wilayah II, melalui Pelaksana Tugas Kepala Ana Oktavia Setiowati, mencatat rangkaian gempa tersebut. Warga di Bandung dan Garut melaporkan merasakan getaran.
  • Where?
    Episentrum gempa berada di darat, sekitar 27 kilometer di selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada kedalaman 4 kilometer. Getaran dirasakan di Pangalengan, Talegong, dan Cisewu.
  • When?
    Rangkaian gempa tercatat sejak 16 September 2026 hingga 17 September 2026 pukul 07.00 WIB. Gempa terbaru terjadi Kamis, 17 September 2026, sekitar pukul 06.21 WIB.
  • Why?
    BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah Kabupaten Bandung.
  • How?
    Getaran dilaporkan terasa nyata di dalam rumah, seperti truk melintas. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Bandung terjadi 47 gempa dalam satu hari. Gempa terakhir besarnya 2,7. Getarannya terasa di Pangalengan, Talegong, Cisewu, sampai Garut. Rasanya seperti ada truk lewat di rumah. Kata Bu Ana dari BMKG, gempa ini dari retakan tanah yang aktif. Sekarang belum ada kabar bangunan rusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemantauan BMKG yang mencatat rangkaian gempa secara rinci memberi gambaran situasi yang lebih jelas bagi masyarakat di Bandung dan Garut. Keterangan resmi mengenai lokasi, kedalaman, serta penyebab gempa juga menunjukkan adanya perhatian terhadap perkembangan aktivitas seismik. Di tengah getaran yang terasa, belum adanya laporan kerusakan bangunan menjadi unsur yang menenangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kabupaten Bandung diguncang gempa sebanyak 47 kali dalam satu hari, kemarin. Yang teranyar, wilayah tersebut merasakan gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 terjadi sekitar pukul 06.21 WIB, Kamis (17/9/2026).

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Plt Kepala BBMKG Wilayah II Ana Oktavia Setiowati. Melalui keterangan resminya, dia menyatakan gempa bumi telah menggunakan wilayah Kabupaten Bandung sebanyak 47 kejadian.

"Sejak tanggal 16 September 2026 hingga tanggal 17 September pukul 07:00 WIB, tercatat sebanyak 47 kejadian gempa bumi," ucap Ana.

Ia menuturkan titik gempa berlokasi di darat pada jarak 27 kilometer Selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat dengan kedalaman empat kilometer. Gempa bumi diakibatkan aktivitas sesar aktif.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata dia.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, dia mengungkapkan, gempa bumi dirasakan di wilayah Pangalengan, Kabupaten Bandung, Talegong, dan Cisewu Kabupaten Garut. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Namun, ia mengatakan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas seismik berupa rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan mendapatkan informasi dari BMKG melalui kanal-kanal yang ada.

Curated For You

Editorial Team

Related Article