Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tumpukan Sampah Idulfitri Bandung Ditargetkan Bersih dalam Dua Hari

Tumpukan Sampah Idulfitri Bandung Ditargetkan Bersih dalam Dua Hari
Kondidi Zona Darurat TPA Sarimukti yang Nyaris Penih. (Bangkit Rizki/IDN Times)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan tumpukan sampah Idulfitri di TPS bisa dibersihkan dalam dua hari meski TPPAS Sarimukti libur satu hari saat Lebaran.
  • Volume sampah meningkat sekitar 20 persen, sementara pengolahan hanya mampu menangani 22 persen melalui teknologi organik dan thermal terbatas sebelum sisanya dikirim ke Sarimukti.
  • DLH Jawa Barat memastikan TPPAS Sarimukti libur pada hari H Lebaran agar petugas dapat berlebaran, serta meminta daerah mengoptimalkan pengolahan dan pemilahan sampah dari hulu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kota Bandung berpotensi mengalami penumpukan sampah menjelang hari H Idulfitri 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan sudah membuat beberapa skema penanganan sampah selama dua hari ke depan.

Pemkot Bandung harus melakukan penanganan sampah semaksimal mungkin selama dua hari ke depan karena TPPAS Sarimukti libur selama satu hari. Sementara, sampai saat ini volume sampah mengalami peningkatan dari biasanya, dan untuk pengangkutan sampah dari TPS akan dilakukan malam ini.

"Secara keseluruhan, volume sampah meningkat hingga 20 persen. Saat ini dan nanti malam, kami melakukan pengosongan Tempat Penampungan Sementara (TPS)," ujar Farhan, Jumat (20/3/2026).

"Karena itu, masyarakat akan melihat banyak TPS yang tampak penuh, namun sebenarnya sedang dalam proses pembersihan dan pengangkutan," ucapnya.

1. Dua hari ke depan TPS dipastikan sudah bersih

TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)
TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

Pemkot Bandung sendiri memiliki penanganan sampah dari hulu dengan dua teknologi, namun tetap ada beberapa yang nantinya harus dibuang ke TPPAS Sarimukti. Artinya, belum bisa sepenuhnya selesai dari hulu.

"Targetnya, dalam dua hari ke depan TPS sudah kosong. Sementara ini, pengolahan sampah masih menggunakan dua teknologi, yaitu pengolahan organik dan thermal terbatas. Kapasitasnya hanya mampu mengolah sekitar 22 persen sampah selama dua hari," katanya.

Meski begitu, Farhan tidak menampik, saat ini truk pengangkut sampah dari Kota Bandung masih mengantre di TPPAS Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

"Sisanya akan disimpan sementara di TPS, lalu diangkut ke TPA Sarimukti setelah antrean dibuka kembali pada 1 Syawal (21 Maret). Saat ini masih ada dua truk yang mengantre di Sarimukti, dan diperkirakan antrean masih berlangsung hingga besok pagi," katanya.

2. TPPAS Sarimukti libur beroperasi sehari saja

TPA Sarimukti yang Masih Belum Dibuka Akibat Kebakaran. (Bangkit Rizki/IDN Times)
TPA Sarimukti yang Masih Belum Dibuka Akibat Kebakaran. (Bangkit Rizki/IDN Times)

Sementara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat memastikan, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat libur pada hari H Lebaran Idulfitri 2026.

Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, penyesuaian operasional TPA Sarimukti ini memang diberikan khusus Lebaran Idulfitri 2026. Para petugas nantinya bisa berlebaran bersama dengan keluarga.

"Pada hari raya nanti operasional akan off (libur) dulu karena petugas juga merayakan Lebaran. Pengiriman sampah akan berlanjut kembali setelah hari raya dengan penyesuaian jam kerja," kata Saadiyah di Bandung, Kamis (19/3/2026).

3. Pemprov Jabar minta pemerintah Bandung Raya selesaikan sampah dari hulu

Zona 1 TPPAS Sarimukti (istimewa)
Zona 1 TPPAS Sarimukti (istimewa)

Pemerintah daerah khususnya di Bandung Raya sebagai daerah yang membuang sampah ke TPA Sarimukti, diharapkan bisa mengoptimalkan pengolahan sampah di tingkat hulu karena timbulan sampah pada momentum hari raya selalu mengalami peningkatan yang signifikan.

"Kami meminta pemerintah kabupaten/kota untuk lebih mengoptimalkan proses pengurangan dan pemilahan di hulu. Masyarakat juga diharapkan bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri melalui pengolahan di rumah," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More