Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sudah 3 Hari, Semburan Api di Rest Area Km 86 Tol Cipali Belum Padam
dok Astra Tol Cipali

Subang, IDN Times - Petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan semburan api di Rest Area Kilometer 86 B Tol Cikopo-Palimanan. Astra Tol Cipali sampai membangun tempat penampungan air khusus untuk menyuplai kebutuhan pemadaman.

“Selain pembuatan bak penampungan air yang digunakan untuk backup kebutuhan air sebagai cooling dan pemadaman, hari ini kami juga akan melanjutkan pemasangan pagar perisai spandex di lokasi sekitar semburan api,” kata Direktur Operasional Astra Tol Cipali, Agung, Jumat (28/4/2023).

Hingga hari ketiga setelah semburan api itu muncul, Rabu (26/4/2023) lalu, semburan api di lokasi tak kunjung padam. Astra Tol Cipali juga masih menutup Rest Area Km 86 B hingga batas waktu yang belum ditentukan.

1. Polisi dan Pertamina melakukan observasi di lokasi

Dok Badan Geologi

Dalam proses pemadamannya, Astra Tol Cipali atau PT Lintas Marga Sedaya bekerja sama dengan para pihak ahli, di antaranya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran Subang dan kepolisian resor setempat.

Selain itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat dibantu oleh tim dari Pertamina juga masih melakukan observasi mendalam terkait kejadian kali ini.

“Semburan api yang berasal dari sumur bor di wilayah rest area KM 86 B ini merupakan gas alami yang muncul secara tiba-tiba,” ujar Agung menegaskan.

2. Dua unit ambulans disiagakan di lokasi semburan api

IDN Times/Abdul Halim

Selain menutup rest area untuk pengguna jalan Tol Cipali, petugas juga telah mengevakuasi para pekerja dan pedagang di sekitar lokasi. Sejak kemunculan semburan api tersebut, Agung meyakinkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Meskipun demikian, Agung mengaku tetap menyediakan dua unit ambulans dan tim patroli di lokasi untuk berjaga-jaga.

“Saat ini kami menunggu arahan dari instansi pemerintah terkait yang kompeten dalam penanganan gas alam yang ada di rest area Km 86 B,” katanya.

3. Pedagang mengeluhkan penutupan rest area Km 86

IDN Times/Istimewa

Sementara itu, penutupan rest area itu pun dikeluhkan sejumlah pedagang makanan. Mereka menyesalkan kejadian itu terjadi justru pada saat arus balik Lebaran 2023 yang mulai meningkat beberapa waktu lalu.

“Karena ada kejadian itu, lapak kami jadi tutup dan tidak bisa berjualan, tidak dapat uang. Padahal, tempat kami jauh dari lokasi semburan,” kata salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia pun berharap pengelola rest area memberikan kompensasi.

Editorial Team

Related Article