Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sambut HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Bendera 180 Meter
Dok. Humas-Pemkot Bandung
  • Warga RW 03 Cikutra, Bandung, membangun terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni untuk menyambut HUT RI ke-81.
  • Persiapan berlangsung satu hingga dua bulan, didanai sumbangan sukarela warga sekitar Rp10–11 juta yang dikumpulkan bertahap sejak tahun sebelumnya.
  • Selain bazar UMKM bagi pedagang terdampak penertiban, Kota Bandung akan membuka kembali Taman Alun-alun pada 17 Agustus 2026 setelah perbaikan fasilitas dan vegetasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun sebelumnya

Warga mulai menyiapkan dana sukarela untuk pembangunan terowongan bendera.

satu hingga dua bulan yang lalu

Warga RW 03 Cikutra memulai persiapan menyambut Hari Kemerdekaan dengan gotong royong.

tahun ini

Dana yang disiapkan bertahap ditujukan untuk merealisasikan terowongan bendera secara maksimal.

Sabtu (15/8/2026)

Ketua RW 03 Ahmad Solihin menyampaikan bahwa warga membuat terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni. Warga juga menggelar bazar UMKM.

17 Agustus 2026

Pemerintah Kota Bandung akan membuka kembali Taman Alun-alun Bandung untuk masyarakat setelah perbaikan dan penataan.

Saat ini

Perbaikan vegetasi, fasilitas penunjang, pagar, dan akses masuk Taman Alun-alun Bandung masih dilakukan. Kondisi taman dinilai siap menyambut masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Warga RW 03 Cikutra membuat terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter dan menggelar bazar UMKM untuk menyambut HUT ke-81 RI.
  • Who?
    Warga RW 03 Kelurahan Cikutra, pengurus RW, dan Ketua RW 03 Ahmad Solihin bergotong royong menyiapkan kegiatan tersebut.
  • Where?
    Terowongan bendera dipasang di Jalan Haji Syahroni, RW 03, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.
  • When?
    Persiapan dilakukan sejak satu hingga dua bulan sebelum peringatan HUT ke-81 RI; Ahmad Solihin menyampaikan keterangan pada 15 Agustus 2026.
  • Why?
    Warga ingin menyambut Hari Kemerdekaan RI, memperkuat kebersamaan, serta memberi ruang berjualan tertib bagi pedagang UMKM yang terdampak penertiban.
  • How?
    Terowongan diwujudkan melalui sumbangan tenaga dan dana sukarela warga, dengan biaya sekitar Rp10–11 juta yang dihimpun bertahap sejak tahun sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Warga RW 03 di Cikutra, Bandung, membuat terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter. Mereka bekerja bersama dan memberi uang sukarela. Ahmad Solihin ikut mengatur kegiatan ini. Ada juga bazar untuk pedagang. Sekarang, Taman Alun-alun Bandung juga sedang diperbaiki dan akan dibuka lagi pada 17 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Cikutra, peringatan kemerdekaan tampak menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas warga dengan kepedulian sosial. Gotong royong dalam menyiapkan terowongan bendera sepanjang 180 meter juga membuka dukungan sukarela bagi bazar UMKM, sehingga pedagang terdampak penertiban tetap memiliki tempat berjualan tertib. Semangat ini menunjukkan kebersamaan dapat hadir melalui inisiatif warga yang terorganisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimeriahkan oleh warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung. Mereka membuat terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni.

Kegiatan ini murni dari inisiatif dan didukung oleh gotong royong serta partisipasi seluruh warga. Ketua RW 03, Ahmad Solihin menjelaskan, persiapan penyambutan kemerdekaan ini sudah dilakukan sejak satu hingga dua bulan yang lalu.

"Kami bersama pengurus dan seluruh warga berinisiatif menyambut hari kemerdekaan ini dengan persiapan yang matang. Tantangan utamanya tentu dalam menjaga komunikasi dan koordinasi menyeluruh, namun alhamdulillah rasa kebersamaan tetap terjaga. Warga antusias menyumbang tenaga maupun dana secara sukarela demi terwujudnya terowongan bendera ini," ujar Ahmad Solihin, dikutip Sabtu (15/8/2026).

1. Murni inisiatif warga bukan untuk perlombaan tertentu

Dok. Humas-Pemkot Bandung

Ahmad mengungkapkan, dana berasal dari sumbangsih sukarela warga. Total keseluruhan biaya yang dikelola mencapai sekitar Rp10 hingga 11 juta. Dana ini sudah disiapkan secara bertahap bahkan sejak tahun sebelumnya agar dapat direalisasikan dengan maksimal tahun ini.

"Kami tidak menargetkan penilaian atau lomba apapun. Ini murni inisiatif agar RW 03 tampil lebih istimewa dan semoga bisa menjadi contoh bagi RW lainnya," ujarnya.

2. Warga juga membuat bazar untuk merayakan hari kemerdekaan

Dok. Humas-Pemkot Bandung

Selain terowongan bendera, warga juga menyelenggarakan bazar UMKM. Kegiatan ini sekaligus memberi kesempatan bagi para pedagang yang terdampak penertiban untuk tetap dapat beraktivitas dan berjualan secara tertib di lingkungan warga.

Ahmad berharap, kreativitas dan kekompakan warga RW 03 ini dapat menjadi perhatian pihak kelurahan maupun kecamatan, sehingga ide-ide positif dari warga dapat terus didukung dan dikembangkan ke depannya.

"Selamat Hari Kemerdekaan ke-81, semoga Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur. Khususnya untuk warga RW 03, semoga semakin solid, rukun, dan semangat gotong royong terus terjaga selamanya," katanya.

3. Pemkot Bandung buka alun-alun untuk masyarakat

Alun-Alun Bandung (commons.wikimedia.org/Nuroni)

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung akan mengaktifkan kembali Taman Alun-alun Bandung untuk masyarakat umum pada 17 Agustus 2026. Pembukaan kembali kawasan tersebut dilakukan setelah sejumlah perbaikan dan penataan.

Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Nana Kurniawan mengatakan, sejumlah perbaikan masih dilakukan sebelum Alun-alun dibuka kembali. Perbaikan tersebut antara lain dilakukan pada vegetasi tanaman yang mengalami kerusakan serta beberapa fasilitas penunjang

Selain itu, dilakukan penambahan pagar di sekeliling taman dan penyesuaian akses masuk menuju kawasan taman. Saat ini, kondisi Taman Alun-alun dinilai telah siap menyambut masyarakat.

"Jadi ada beberapa vegetasi tanaman yang mengalami kerusakan. Jadi dalam hal ini kita harus mengganti atau menyulam dengan tanaman yang sejenis," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article