Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ridwan Kamil Dukung Penuh Bambang Susantono Jadi Kepala Otorita IKN
Instagram/@sandiuno

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil alias Emil mendukung penuh Bambang Susantono menjadi kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN). Sosok Bambang dinilai kompeten untuk memimpin ibu kota baru itu.

"Kalau itu dipilih, saya mendukung dan saya setuju demi kebaikan IKN," ujar Emil di Gedung Sate, Bandung, Rabu (23/2/2022).

1. Latar belakang Bambang sudah tidak diragukan lagi

Ridwan Kamil. (ANTARA/Chairul Rohman)

Wakil Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2010—2014 itu menurut Emil memiliki banyak keahlian untuk IKN. Dengan begitu, Ia mendukung penuh jika nantinya Bambang dipilih oleh presiden Joko "Jokowi" Widodo sebagai Ketua IKN.

"Pak Bambang dari ADB itu baik, mantan wamen, ahli bidang pembangunan, lulusan teknik sipil," ucapnya.

2. Pilihan presiden merupakan yang paling tepat

Ridwan Kamil. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Sejak muncul isu yang menyeret namanya bahwa akan dipilih menjadi kepala IKN, Emil menjelaskan bahwa hal itu merupakan penggiringan media saja. Ia mengatakan, untuk klasifikasi calon kepala IKN yang ditunjukkan presiden memang seorang arsitek. Namun, banyak kepala daerah dan tokoh nasional yang memiliki latar belakang tersebut.

"Jadi saya meyakini presiden akan memilih paling pas dengan situasi untuk IKN," katanya.

3. Emil lebih realistis fokus jadi gubernur di Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Emil menambahkan, saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Jabar. Untuk itu, Emil akan terlebih dahulu fokus mengurusi Jabar dan akan memaksimalkan kerja sebagai gubernur.

"Jabatan belum selesai, jadi kelihatan fokus di Jabar merupakan pilihan paling rasional untuk saya," kata dia.

Untuk diketahui, nama Bambang Susantono baru-baru ini muncul dan masuk dalam daftar calon Kepala Otorita IKN Nusantara. Bahkan ia merupakan calon yang akhirnya dipilih Presiden Jokowi. Namun, hingga saat ini kabar itu masih belum diketahui kebenarannya. Presiden juga belum menentukan pilihan untuk kepala otorita ibu kota baru ini.

Editorial Team

Related Article