Proses evakuasi penemuan jasad pemuda di Sukabumi (IDN Times/dok BPBD)
Ayah korban, Heri, mengungkapkan bahwa anak sulungnya tersebut pergi meninggalkan rumah sejak Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Keluarga awalnya tidak menaruh curiga karena tidak ada permasalahan apa pun di dalam rumah.
"Pergi juga enggak ada yang tahu dari keluarga mah. Pas hari Selasa itu jam setengah sepuluhan malam saya WA, cuman dia ngasih share lock doang," ujar Heri saat memberikan keterangan, Minggu (12/7/2026).
Lokasi terakhir (share lock) yang dikirimkan korban berada di wilayah Desa Munjul, tepatnya di dekat Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu). Namun, setelah mengirimkan lokasi tersebut, ponsel korban mendadak tidak aktif dan pihak keluarga kehilangan kontak sama sekali.