Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bakal melakukan kroscek ihwal pemberian nama aplikasi ‘SiPEPEK’ milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang belakangan menjadi perbincangan. Musabanya, nama tersebut dinilai nyeleneh dan mengandung makna konotasi yang negatif, termasuk di Jawa Barat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengaku akan melakukan kroscek, agar tidak menimbulkan keresehan di masyarakat. Terlebih Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah meminta agar pemerintah daerah jangan terlalu banyak membuat aplikasi dan memanfaatkan platform yang ada.
"Saya akan cek ricek kembali karena ada kepantasan dan kepatutan. Yang jelas sesuai kebijakan dari pemerintah pusat, sesuai komitmen Pak Gubernur tidak ada nambah aplikasi tapi lebih memanfaatkan, meng-custom aplikasi yang ada,” kata Herman, Jumat (12/7/2024).
