Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemkot Bandung Siapkan Rp2,8 Miliar untuk Perbaiki Rumput Masjid Agung

Kota Bandung
Pemkot Bandung Siapkan Rp2,8 Miliar untuk Perbaiki Rumput Masjid Agung
ilustrasi Alun-alun Bandung (Google Maps/Humada Alfian)
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menutup sementara kawasan terbuka di Masjid Agung yang berada di Jalan Asia Afrika. Penutupan ini karena pemerintah daerah harus memperbaiki rumput sintesis yang selama ini dijadikan taman bermain masyarakat.

  1. 1. Rumput yang sekarang sudah lama dipakai

    Ilustrasi Alun-alun Bandung (instagram.com/jabar_pisan)
    Ilustrasi Alun-alun Bandung (instagram.com/jabar_pisan)

    Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung Rizki Kusrulyadi mengatakan, penutupan taman di alun-alun Masjid Raya dikarenakan ada revitalisasi rumput sintetis yang selama ini digunakan. Rumput ini sudah dipakai cukup lama sehingga memang sudah waktunya diganti.

    "Intinya kita memperbaiki rumput sintetisnya demi kenyamanan dan keamanan warga di situ," kata Rizky kepada wartawan, Senin (12/8/2024).

  2. 2. Perbaikan rumput butuh waktu tiga bulan

    Alun-alun Kota Bandung (wikimedia.org)
    Alun-alun Kota Bandung (wikimedia.org)

    Dalam kontrak bersama pihak yang akan memperbaiki, penutupan taman ini diperkirakan sekitar tiga bulan. Harapannya pada awal November ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat

    Perbaikan taman ini merupakan tahap pertama untuk revitalisasi keseluruhan kawasan Masjid Raya. Tahap kedua nanti bakal dilakukan pada 2025 di mana harus ada penataan menuju akses ke arah Masjid Agung maupun perpustakaan yang sekarang ada di sekitar masjid.

    "Untuk tahap pertama pagunya sekitar Rp2,8 miliar kalau tidak salah ya tergantung hasil kontrak," kata dia.

  3. 3. Masyarakat diimbau tidak masuk ke area alun-alun

    Alun-alun Bandung (instagram.com/nu_rhayati6781)
    Alun-alun Bandung (instagram.com/nu_rhayati6781)

    Dengan perbaikan yang segera dilaksanakan, DPKP mengimbau masyarakat menahan diri untuk tidak berada di sekitar alun-alun karena akan ada kendaraan masuk dan keluar untuk revitalisasi.

    "Karena kan itu perlu mobilisasi angkutan itu dan segalanya itu pembongkaran segala macam. Jadi itu juga berbahaya kalau misalnya itu masuk ke situ," ujarnya.

    Pun dengan kawasan di lapangan parkir bawah diharapkan tidak dipakai lebih dulu antisipasi ada kebocoran ketika perbaikan dijalankan.

Share Article

Curated For You

Editorial Team

Related Articles

See More