Bobotoh berusaha menerebos pintu masuk stadion GBLA. IDN Times/Debbie Sutrisno
Kemudian, sesuai kesepakatan dengan pihak kepolisian, tim Panpel PERSIB juga tidak akan menyediakan fasilitas layar lebar di area luar stadion GBLA selama pertandingan Persib, karena sekali lagi hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan kerumunan para Bobotoh yang tidak memiliki ticket.
Untuk proses pengecekan pertama, akan dilakukan di beberapa titik di sekitaran area Gedebage yang menjadi akses utama menuju stadion GBLA, diantaranya akses dari Jl Cimencrang/Masjid Al Jabbar, akses dari Arah Sapan, Ciwastra & Gedebage, lalu akses dari Arah Rancaekek.
lalu untuk proses screening kedua, akan dilakukan di area pintu gerbang utara, timur dan selatan yang menjadi akses utama untuk masuk kedalam area stadion GBLA, diantaranya di titik Gerbang Utara (dekat Gate S, T, P, Q), titik Gerbang Timur (dekat M, L), titik Gerbang Selatan (akses masuk tim Panpel & VVIP yang memiliki ID Card resmi). Tim Panpel PERSIB juga akan membuka lebih banyak pintu dan membukanya H-3 jam sebelum kick off pertandingan untuk menghindari penumpukan dan antrian seluruh Bobotoh yang akan masuk kedalam stadion
Sementara untuk proses final pengecekan, akan dilakukan oleh petugas yang akan didampingi oleh pihak aparat keamanan dengan melakukan scan barcode pada ticket fisik yang sebelumnya telah di proses verifikasi, lalu melakukan Body checking secara detail dan ketat kepada seluruh Bobotoh yang akan masuk kedalam stadion untuk menghindari dari para Bobotoh yang membawa flare, kembang api, senjata tajam dan barang-barang terlarang lainnya yang dapat mengganggu proses berjalannya pertandingan.
Semua ini adalah satu bentuk upaya dari tim Panpel Persib agar menjadi lebih baik lagi dalam menggelar pertandingan dan dapat menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman, khususnya bagi para Bobotoh yang selama ini selalu memberikan dukungan 100 persen bagi Persib.