Bandung, IDN Times – Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Bandung tak hanya dirayakan dengan seremoni internal partai. Di momen ulang tahun ini, DPD PKS Kota Bandung justru memilih menitipkan “kado” untuk Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, berupa catatan persoalan kota yang paling dekat dengan kehidupan warga, dari sampah hingga sembako.
“Kado” itu disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Kebandungan yang digelar di Aula DPD PKS Kota Bandung, Jalan Brigjen Katamso, Ahad (26/4/2026). Lewat forum ini, PKS mempertemukan pengurus partai, tokoh masyarakat, dan Wali Kota Bandung untuk membahas isu-isu utama yang masih jadi pekerjaan rumah Kota Kembang.
Tak sakadar pidato seremonial, PKS menjadikan Milad ke-24 sebagai ruang menitipkan gagasan, kritik, dan masukan kebijakan. Setidaknya ada lima kebijakan yang diberikan untuk Bandung untuk menjadi kota resilient city (kota tangguh) yang mampu beradaptasi dan bangkit dari berbagai tantangan. Kelima isu itu mulai dari ketahanan ekonomi , pangan , energi , lingkungan dan keluarga yang di sebut PKS sebagai “kado” yang paling relevan untuk membantu pemerintah membenahi Kota Bandung.
