Bandung, IDN Times - Perkembangan artificial intelligence (AI) membuat sejumlah pekerjaan mulai mengalami perubahan, termasuk di bidang akuntansi dan manajemen. Berbagai pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu cukup panjang kini dapat dibantu teknologi untuk mengolah data hingga menghasilkan analisis awal.
Kondisi tersebut dinilai bukan alasan bagi mahasiswa untuk takut menghadapi masa depan. Rektor Universitas Ekuitas Indonesia, Prof. Dr. R. Arief Helmi, justru mendorong mahasiswa untuk mampu beradaptasi dan menjadikan AI sebagai alat bantu dalam meningkatkan kemampuan mereka.
"Artificial intelligence itu adalah sebuah alat. Jadi maksudnya itu adalah sebuah alat yang sebenarnya justru tantangan kita bagaimana menggunakannya untuk kinerja lebih," ujar Arief dalam sidang terbuka senat Ekuitas 2026, Selasa (8/9/2026).
