Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Longsor di Simpenan Sukabumi, Jalan Antar Desa Sempat Lumpuh 18 Jam

0e29d4b3-1842-451b-849e-73aa6d04f5d3.jpeg
Longsor di Simpenan Sukabumi (dok IDN Times)
Intinya sih...
  • Longsor terjadi di tanjakan Dahu, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan akibat hujan intensitas tinggi dan durasi lama.
  • Empat titik longsoran dengan total panjang 75 meter, menutup akses jalan selama kurang lebih 18 jam.
  • BPBD dan Bina Marga turunkan alat berat untuk membersihkan material longsor, sehingga akses jalan kini sudah bisa dilalui kembali.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir memicu kejadian bencana alam di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Salah satunya longsor yang menutup akses antar desa.

Peristiwa ini mengakibatkan akses jalan penghubung antar desa lumpuh hingga 18 jam. Saat ini, petugas sudah melakukan evakuasi dengan membersihkan material longsor menggunakan kendaraan berat.

Table of Content

1. Longsor terjadi di tanjakan Dahu

1. Longsor terjadi di tanjakan Dahu

IMG_0305.jpeg
Longsor di Simpenan Sukabumi (dok IDN Times)

Staf BPBD Kabupaten Sukabumi, Beki Supriatna, mengatakan longsor terjadi di lokasi Tanjahan Dahu, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan. Material longsoran menutup total badan jalan yang menghubungkan Desa Cibuntu dengan Desa Mekarasih.

“Kejadiannya akibat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama sehingga memicu longsor dan menutup akses jalan penghubung antar desa,” ujar Beki kepada IDN Times, Selasa (13/1/2026).

2. Empat titik longsoran dengan panjang 75 meter

IMG_0306.jpeg
Longsor di Simpenan Sukabumi (dok IDN Times)

Beki menjelaskan, terdapat empat titik longsoran di lokasi tersebut. Dari tiga titik utama longsor, panjang total material mencapai sekitar 75 meter, dengan ketebalan bervariasi mulai dari 0,5 meter hingga 3 meter.

“Akibat longsor ini, akses jalan sempat tidak bisa dilalui kendaraan selama kurang lebih 18 jam,” katanya.

Laporan kejadian diterima BPBD dari warga sekitar pada Minggu (11/1/2025) pukul 14.00 WIB, tak lama setelah longsor terjadi. Kemudian longsor susulan terus terjadi hingga Senin (12/1/2025).

3. BPBD dan Bina Marga turunkan alat berat, jalan kini bisa dilalui

8122fc29-301d-48a8-9eea-06ba4fd16a7e.jpeg
Longsor di Simpenan Sukabumi (dok IDN Times)

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sukabumi langsung melakukan penanganan darurat dengan menurunkan satu unit alat berat jenis backhoe loader untuk membersihkan material longsor.

Alhamdulillah, hari ini akses jalan sudah bisa dilalui kembali, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” tutup Beki.

Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi longsor masih bisa terjadi jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

66 Rumah di Cikawao Bandung Buang Hajat Langsung ke Sungai

13 Jan 2026, 21:41 WIBNews