Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KX Perkenalkan Equity Perpetuals, Akses Saham Global 24 Jam

KX Perkenalkan Equity Perpetuals, Akses Saham Global 24 Jam
ilustrasi investasi kripto (pexels.com/ Alesia Kozik)
Intinya Sih
  • OKX resmi meluncurkan Equity Perpetual Contracts, kontrak derivatif berbasis saham global yang bisa diperdagangkan 24 jam nonstop mulai 25 Februari 2026 secara bertahap.
  • Produk ini memungkinkan pengguna memperdagangkan saham global tanpa batas waktu melalui sistem Unified Account yang menggabungkan aset, margin, dan fitur Earn dalam satu ekosistem efisien.
  • Peluncuran Equity Perpetuals disebut sebagai langkah strategis OKX untuk mempercepat konvergensi antara dunia kripto dan pasar keuangan tradisional secara global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Minat terhadap Real-World Assets (RWA) dan integrasi antara kripto dengan pasar keuangan tradisional (TradFi) terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Tren ini mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mencoba menjembatani dua ekosistem tersebut dalam satu platform.

Menjawab perkembangan itu, OKX resmi meluncurkan Equity Perpetual Contracts (Equity Perps), yakni kontrak derivatif berbasis saham global yang dapat diperdagangkan selama 24 jam sehari, tujuh hari sepekan.

Peluncuran dilakukan secara bertahap mulai 25 Februari 2026, dengan kampanye global dimulai pada 3 Maret 2026. Produk ini terintegrasi dalam sistem Unified Account yang memungkinkan pengelolaan aset dalam satu akun terpadu.

Melalui infrastruktur yang disebut sebagai convergence economy, OKX memanfaatkan teknologi kripto untuk menghadirkan efisiensi dan fleksibilitas dalam perdagangan aset tradisional.

1. Peluncuran bertahap 17 kontrak saham global

Ilustrasi pasar saham (freepik.com)
Ilustrasi pasar saham (freepik.com)

Sebanyak 17 kontrak perpetual berbasis saham global diluncurkan dalam beberapa tahap. Pada batch pertama (25 Februari 2026), tersedia kontrak untuk HOOD, TSLA, dan MSTR.

Selanjutnya pada batch kedua (26 Februari 2026) menghadirkan INTC, PLTR, AMZN, COIN, serta CRCL. Adapun batch ketiga pada 2 Maret 2026 mencakup NVDA, MU, SNDK, GOOGL, MSFT, AAPL, META, serta dua ETF utama yakni QQQ (Nasdaq-100 ETF) dan SPY (S&P 500 ETF).

Peluncuran bertahap ini disebut bertujuan membangun likuiditas secara optimal sekaligus memastikan pengalaman perdagangan yang stabil bagi pengguna global.

2. Perdagangan 24 jam dan efisiensi dalam satu akun

ilustrasi saham (unsplash.com/Teddy GR)
ilustrasi saham (unsplash.com/Teddy GR)

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kemampuan memperdagangkan derivatif saham tanpa terikat jam bursa. Jika pasar saham tradisional memiliki jam operasional terbatas, Equity Perps memungkinkan transaksi dilakukan kapan saja, termasuk akhir pekan.

Melalui sistem Unified Account, saldo pada fitur Earn dapat langsung digunakan sebagai jaminan (kolateral) untuk membuka posisi tanpa perlu memindahkan dana. Skema ini memungkinkan pengguna berpotensi memperoleh yield sekaligus melakukan trading dalam satu ekosistem.

Selain itu, fitur cross-margining membuat seluruh portofolio dalam akun dapat menjadi jaminan posisi. Hal ini diklaim meningkatkan efisiensi modal serta mengurangi risiko likuidasi akibat margin yang terisolasi.

3. Dianggap sebagai langkah penting konvergensi kripto dan pasar tradisional

ilustrasi pergerakan harga saham turun (pexels.com/Luca Summarco)
ilustrasi pergerakan harga saham turun (pexels.com/Luca Summarco)

Perwakilan manajemen OKX menyebut peluncuran produk ini sebagai bagian dari upaya mempercepat integrasi dua dunia finansial tersebut.

“Peluncuran Equity Perpetuals merupakan langkah penting dalam mempercepat konvergensi antara kripto dan pasar tradisional,” ujar Ferry, Regional Growth Manager OKX Wallet, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Rabu (26/2/2026).

Ia menambahkan, bahwa OKX membangun arsitektur Unified Account agar pengguna dapat mengelola seluruh aset dalam satu margin pool hingga memperdagangkan saham global 24/7.

“Dan tetap menjaga efisiensi modal secara maksimal,” katanya Ferry.

Sebelumnya, Equity Perpetuals merupakan kontrak derivatif yang mereplikasi pergerakan harga saham tanpa memberikan kepemilikan langsung atas saham tersebut. Produk ini tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan menggunakan mekanisme funding rate seperti perpetual futures di kripto.

OKX mengingatkan bahwa perdagangan derivatif memiliki risiko tinggi sehingga pengguna perlu memahami aspek leverage, margin, dan potensi likuidasi sebelum bertransaksi.

Share
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More