Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
JPO Soekarno-Hatta Bandung Segera Dibangun, Titiknya Masih Dikaji
Ilustrasi jalan tol. (dok. Jasa Marga)
  • Pemprov Jawa Barat mengkaji pembangunan sejumlah JPO di Jalan Soekarno-Hatta Bandung untuk meningkatkan keamanan penyeberang dan memitigasi kecelakaan.
  • Titik JPO akan ditentukan berdasarkan analisis Bina Marga dan Dishub, dengan perhatian pada area sekolah serta perkantoran yang ramai dilalui warga.
  • Sambil menunggu pembahasan konstruksi dan koordinasi dengan Kementerian PU, pemerintah memasang marka, lampu peringatan, rambu, serta menambah personel pengamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (8/8/2026)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pemasangan PJU akan dimulai pada bulan itu dan fasilitas penyeberangan akan dibuat menyusul keluhan warga.

Senin (24/8/2026)

Pemprov Jawa Barat masih mengkaji titik pembangunan JPO di Jalan Soekarno-Hatta. Lokasi akan ditentukan berdasarkan analisis Bina Marga dan Dishub, termasuk kebutuhan di sekitar sekolah dan perkantoran.

saat ini

Skema konstruksi JPO masih dibahas. Pemprov Jabar perlu berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena Jalan Soekarno-Hatta dikelola Kementerian PU.

kini

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung telah memasang marka zona selamat sekolah, warning light, dan rambu lalu lintas. Personel kepolisian serta Dishub juga ditambah untuk mengamankan penyeberangan anak sekolah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat mengkaji pembangunan sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, untuk memfasilitasi penyeberangan warga dan memitigasi kecelakaan.
  • Who?
    Pemprov Jawa Barat, DBMPR Jawa Barat, Dishub Jawa Barat, Dishub Kota Bandung, Pemkot Bandung, kepolisian, Kementerian PU, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlibat dalam rencana dan penanganan sementara.
  • Where?
    Sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, dengan kawasan dekat sekolah dan perkantoran menjadi lokasi yang mendapat perhatian dalam penentuan titik JPO.
  • When?
    Kajian dan pembahasan masih berlangsung per 24 Agustus 2026. Pemasangan PJU disebut akan dimulai pada Agustus 2026, sementara jadwal pembangunan JPO hingga saat ini belum ada kepastian.
  • Why?
    JPO direncanakan karena banyak warga menyeberang di ruas tersebut, terdapat keluhan warga, dan diperlukan fasilitas yang lebih aman untuk mengurangi risiko kecelakaan.
  • How?
    DBMPR dan Dishub akan menentukan titik berdasarkan analisis kebutuhan. Skema konstruksi masih dibahas bersama Kementerian PU. Sementara itu, marka zona selamat sekolah, warning light, rambu, dan personel tambahan telah diterapkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Barat mau membuat jembatan untuk orang menyeberang di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Tempat jembatannya masih dicari, terutama dekat sekolah dan kantor. Jalan ini dikelola pemerintah pusat, jadi mereka masih bicara bersama. Sekarang sudah ada rambu, lampu peringatan, dan petugas untuk membantu anak-anak menyeberang dengan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kajian JPO di Jalan Soekarno-Hatta menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keselamatan pejalan kaki, terutama di sekitar sekolah dan perkantoran. Sambil menyiapkan lokasi serta konstruksi melalui koordinasi lintas instansi, pemerintah daerah telah memasang marka, lampu peringatan, rambu, dan menambah personel untuk menjaga penyeberangan anak-anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah melakukan kajian mengenai rencana pembangunan sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa menyeberang dengan aman dan memitigasi kecelakaan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Adi Komar mengatakan, pembangunan JPO nantinya dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar.

"Untuk penyeberangan orang, saya masih menunggu informasi dari Bina Marga. Namun yang pasti dari ruas Jalan Soekarno-Hatta, sepanjang ruas itu akan ditentukan titik-titiknya sesuai dengan analisa dan kajian dari Bina Marga dan Dishub," ujar Adi, Senin (24/8/2026).

1. Pemprov Jabar tengah melakukan kajian

Wajah baru Gedung Sate di era kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Adi mengungkapkan, penentuan lokasi JPO akan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan hasil kajian Dinas Perhubungan (Dishub). Hanya saja, ada beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan sekitar sekolah dan perkantoran, yang kerap digunakan warga untuk menyeberang.

"Terutama dari Dishub karena kan itu ada ketentuannya, apa saja dan lokasinya di mana saja yang dibangun JPO untuk memfasilitasi para penyeberang, misalkan di dekat area persekolahan, perkantoran," katanya.

Adi mengatakan, pembangunan JPO saat ini masih dalam pembahasan, termasuk skema konstruksinya. Pemprov Jabar juga, kata Adi, perlu berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena Jalan Soekarno-Hatta merupakan ruas jalan yang pengelolaannya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Untuk konstruksi JPO-nya sedang dalam pembahasan. Skemanya masih dibahas karena ini akan ada beberapa komunikasi dengan pusat, dengan pengelola Jalan Soekarno-Hatta yang dikelola oleh Kementerian PU," ucapnya.

2. Aparat gabungan ditambah untuk menjaga titik bahaya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Sembari menunggu pembangunan JPO, Pemprov Jabar bersama Pemkot Bandung telah kini telah menerapkan langkah cepat untuk mencegah kecelakaan. Dia mengatakan, Dishub Jabar dan Dishub Kota Bandung telah memasang marka jalan berupa zona selamat sekolah, lampu peringatan atau warning light, serta rambu-rambu lalu lintas.

Selain itu, personel dari kepolisian dan Dishub juga ditambah untuk membantu mengamankan aktivitas penyeberangan anak-anak saat jam masuk dan pulang sekolah.

"Langkah-langkah yang urgent untuk menangani hal-hal tadi (kecelakaan) sudah dilakukan, tadi penambahan personel, pemasangan marka jalan, rambu-rambu, dan yang selanjutnya jembatan penyeberangan sedang dalam pembahasan," ucapnya.

3. Pemasangan JPO dipastikan Agustus 2026

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, pemasangan JPU dan JPO ini dilakukan karena banyak warga Kota Bandung yang mengeluh langsung kepadanya. Sehingga, pemasangan tersebut akan dilakukan mulai Agustus 2026 ini.

"Bypass tadi ya, PJU-nya sudahlah bulan ini kami pasang. Kemudian penyeberangannya ya kita buatkan," ujar Dedi, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Selain fokus pada titik-titik rawan, Dedi menyampaikan, Pemprov Jabar juga tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat status Jalan Soekarno-Hatta sebagai jalan nasional, demi mempercepat pembenahan infrastruktur secara menyeluruh.

"Kemudian jalan nasionalnya nanti kami mohonkan agar bisa dibangun oleh pemerintah Provinsi atau Kota Bandung," katanya.

Dedi juga ingin mengubah paradigma lama dalam pembangunan infrastruktur. Evaluasi menunjukkan bahwa kerusakan jalan selama ini kerap dipicu oleh sistem drainase yang buruk seperti perbaikan yang tengah digenjot di kawasan Jalan Pasteur.

"Karena problema jalan di Jawa Barat tuh, kelemahannya dari dulu adalah satu, bangun jalan tidak dibuatkan drainase," ungkap Dedi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article