Ilustrasi banjir di Kota Bandung. Dok Diskominfo
Sementara itu, di Kota Bandung pemerintah kota terus mengintensifkan penanganan genangan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Bandung Timur. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, genangan hingga kini masih terjadi di beberapa RW di Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, serta Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari akibat hujan yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kondisi ini diperparah oleh belum surutnya debit air di Sungai Cisaranten serta banjir di kawasan Sapan Kabupaten Bandung. Hal tersebut menyebabkan upaya pemompaan air dari kawasan permukiman belum dapat dilakukan secara optimal.
“Air masih sulit surut karena sungai penuh dan banjir kiriman juga belum turun. Ini yang membuat kita belum bisa memompa air keluar dari wilayah terdampak,” kata Farhan.
Ke depan, Pemkot Bandung tengah menyiapkan terobosan melalui pembangunan sistem penyaluran air dari Rancabolang menuju Sungai Cipamokolan. Rencana ini akan masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027–2028, bahkan berpeluang dipercepat melalui perubahan anggaran 2026.
Di sisi lain, penanganan darurat terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi. Dapur umum telah didirikan dan beroperasi setiap hari dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.
Saat ini, tercatat empat RW masih terdampak cukup parah, masing-masing dua RW di Rancabolang dan dua RW di Derwati.