Bandung, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat meminta pengawasan surat suara di kabupaten dan kota lebih dijaga dengan ketat. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi dampak dari bencana alam jelang masa pencoblosan 27 November 2024.
Imbauan ini diberikan sekaligus bentuk respon KPU Provinsi Jawa Barat atas peristiwa surat suara yang terkena air saat peristiwa bencana alam angin kencang di Kota Cimahi. Adapun dari peristiwa ini ada 2.000 kertas surat suara yang terdampak.
"Dari awal kita juga sudah meminta seluruh jajaran di 27 kabupaten kota untuk melakukan mitigasi terkait dengan penjagaan logistik," ujar Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2024).
