Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Izin Mancing, Pemuda di Bandung Ditemukan Tewas Dekat Stadion GBLA
Ilustrasi jenazah ditemukan. (freepik.com/freepik)
  • Seorang pelajar berinisial AC asal Cibeunying Kaler ditemukan tewas di saluran air dekat Stadion GBLA Bandung setelah sebelumnya pamit kepada keluarganya untuk pergi memancing.
  • Polisi menemukan luka tusukan di dada korban dan telah melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian, sementara keluarga sudah melapor resmi ke pihak kepolisian.
  • Motor, ponsel, dan alat pancing milik korban hilang dari lokasi kejadian, sehingga polisi menduga adanya unsur tindak kejahatan dan masih terus melakukan penyelidikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Warga Kota Bandung dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pelajar laki-laki di area selokan saluran air di Jalan SOR GBLA tepatnya di KM 148 atau sebelum Exit Tol Gedebage KM 149, Minggu (22/2/2026). Pemuda tersebut berinisial AC asal Cibeunying Kaler. Korban diduga dibunuh karena ditemukan bekas tusukan senjata tajam di dadanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, korban sebelumnya sempat pamit kepada keluarganya untuk pergi memancing pada Sabtu malam, namun tak pernah kembali ke rumah. Kepolisian kini memastikan kasus tersebut mengarah pada dugaan tindak pidana karena ditemukan luka di tubuh korban.

1. Korban masih pelajar

Ilustrasi jenazah. (timlo.net)

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan korban merupakan pelajar. Pada malam kejadian, korban sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi memancing. Namun setelah itu, keluarga kehilangan kontak.

“Sabtu malam dia izin ke keluarganya untuk mancing. Keesokan harinya tidak ada komunikasi dari keluarganya, kemudian hari Minggu korban ditemukan meninggal dunia,” kata Anton.

2. Ada luka di bagian dada, polisi lakukan autopsi

Petugas lakukan autopsi jenazah bayi yang ditemukan dikubur ibunya. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Polisi langsung melakukan evakuasi setelah menerima laporan penemuan jasad tersebut. Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

“Setelah kami evakuasi ditemukan beberapa luka-luka di tubuh korban, terutama di bagian dada yang diindikasikan adanya perbuatan pidana,” ujarnya.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Keluarga korban juga telah membuat laporan resmi ke polisi. Saat ini, Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

3. Motor, ponsel, dan alat pancing korban hilang

Ilustrsai autopsi. (Dok.iStock)

Polisi juga menemukan indikasi kuat adanya unsur kejahatan karena sejumlah barang milik korban tidak ditemukan di lokasi. Korban diketahui pergi menggunakan sepeda motor, serta membawa ponsel dan perlengkapan memancing.

“Yang belum ditemukan yaitu kendaraan bermotor dan handphone yang dibawa korban. Alat mancing juga hilang,” kata Anton.

Kepolisian menduga korban bisa saja menjadi korban perampasan atau kekerasan jalanan, namun hal tersebut masih didalami. “Indikasinya seperti itu, tapi kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Editorial Team