Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Research 2026: Platform Media Berbasis Komunitas Makin Disukai Pembaca
Sekelompok Gen Z sedang berdiskusi dan menganalisis investasi saham melalui smartphone dan laptop
  • Penelitian IDN Research 2026 menunjukkan pergeseran besar konsumsi berita dari media konvensional ke platform digital dan media sosial, dengan tantangan utama pada tingkat kepercayaan publik terhadap sumber informasi.
  • Platform berbasis komunitas, kreator konten, dan media digital-native seperti IDN Times semakin berperan penting karena mampu menyajikan informasi yang lebih personal serta dekat dengan kehidupan audiens muda.
  • Laporan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027 menegaskan bahwa di era banjir informasi, kepercayaan terhadap sumber berita menjadi faktor utama dibanding sekadar banyaknya informasi yang tersedia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya televisi, radio, dan media cetak menjadi sumber utama berita, kini media sosial dan platform digital menjadi rujukan utama banyak orang untuk mendapatkan informasi sehari-hari.

Pergeseran ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Namun, Indonesia menjadi salah satu pasar yang mengalami perubahan paling signifikan dalam pola konsumsi berita dan informasi.

Dari penelitian yang dilakukan IDN Research Institute serta dikombinasikan dengan Laporan Reuters Institute, menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai sumber berita terus melampaui media konvensional. Meskipun momentum Pemilu 2024 sempat meningkatkan perhatian publik terhadap media arus utama, secara umum minat masyarakat terhadap berbagai sumber berita mengalami penurunan, termasuk media online dan media sosial.

"Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya soal distribusi informasi, melainkan juga kepercayaan publik terhadap sumber informasi yang mereka konsumsi," mengutip laporan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027, Rabu (17/6/2026).

1. Penyampaian informasi yang lebih personal makin disukai

ilustrasi seorang reporter sedang menyampaikan berita (pexels.com/Efrem Efre)

Di tengah melimpahnya arus informasi digital, masyarakat tidak lagi sekadar mencari berita tercepat. Mereka juga mempertimbangkan siapa yang menyampaikan informasi tersebut dan sejauh mana sumber tersebut dianggap kredibel.

Perubahan perilaku ini mendorong munculnya ekosistem informasi baru yang tidak lagi didominasi lembaga media tradisional. Platform video, media sosial, podcast, hingga kanal-kanal kreator independen kini menjadi bagian penting dalam perjalanan masyarakat mencari informasi.

Reuters Institute mencatat bahwa pertumbuhan konsumsi berita melalui media sosial dan platform video telah memperkuat peran kreator konten, podcaster, YouTuber, hingga kreator TikTok sebagai sumber informasi bagi publik. Mereka hadir mengisi kebutuhan audiens yang menginginkan informasi dengan gaya penyampaian yang lebih personal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

2. Pertumbuhan media digital native makin gencar

Pendiri dan CEO IDN Winston Utomo saat berdiskusi di Indonesia Millennial & Gen-Z Summit (IMGS) by IDN di The Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (22/10). (Dok.IDN)

Di Indonesia, perkembangan tersebut juga melahirkan sejumlah media digital-native yang mampu membangun basis pembaca besar, terutama dari kalangan muda. Salah satunya adalah IDN Times yang mengembangkan pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas untuk menjangkau audiens digital.

Kondisi ini menunjukkan bahwa otoritas informasi kini tidak lagi berada sepenuhnya di tangan institusi media. Audiens memiliki lebih banyak pilihan untuk menentukan sumber informasi yang mereka percaya.

Indonesia bahkan masuk dalam kelompok negara yang menunjukkan pengaruh besar para kreator berita terhadap pembentukan opini publik. Bersama Brasil, Meksiko, Filipina, Thailand, dan Amerika Serikat, Indonesia menjadi contoh bagaimana masyarakat semakin terbuka terhadap sumber informasi di luar media konvensional.

3. Kepercayaan pada media lebih penting ketimbang banyaknya informasi

Ilustrasi hobi millennials dan gen z (dok. Indonesia Millennial Gen Z Report 2025)

Masih mengutip laporan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027, meningkatnya jumlah sumber informasi juga menghadirkan tantangan tersendiri. Publik dituntut lebih kritis dalam memilah informasi yang diterima agar tidak terjebak pada informasi yang tidak akurat atau menyesatkan.

"Pada akhirnya perubahan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak berhenti mencari kebenaran. Mereka hanya mengubah cara dan tempat untuk menemukannya. Di era digital, kepercayaan menjadi faktor yang semakin menentukan dibanding sekadar banyaknya informasi yang tersedia," kutip laporan tersebut.

Editorial Team

Related Article