Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

27 PK Golkar Cianjur Dukung Metty, Kritik Dominasi Keluarga

Kab. Cianjur
27 PK Golkar Cianjur Dukung Metty, Kritik Dominasi Keluarga
Sebanyak 27 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, untuk memimpin DPD Partai Golkar Cianjur periode 2026–2031. (Dok.Istimewa)
  • Sebanyak 27 dari 32 PK Golkar Cianjur mendukung Metty Triantika menjadi Ketua DPD periode 2026–2031, meningkat dari 24 PK pada awal Juli.
  • Pendukung menilai Metty berpengalaman, berintegritas, dan memahami kebutuhan kader; kritik juga muncul terhadap kepemimpinan yang dinilai terlalu lama berada dalam lingkaran satu keluarga.
  • Kader berharap Musda 2026 berjalan demokratis tanpa tekanan, memperbaiki tata kelola, memperluas ruang regenerasi, serta merespons aspirasi kader tingkat desa dan kecamatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cianjur, IDN Times – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Cianjur 2026 mulai memperlihatkan arah pertarungannya. Sebanyak 27 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, untuk memimpin DPD Partai Golkar Cianjur periode 2026–2031.

Namun, yang menarik bukan hanya bertambahnya dukungan kepada Metty. Dalam deklarasi yang digelar di Hotel Grand Bydiel Cianjur, Selasa (25/8/2026), sejumlah kader justru melontarkan kritik terbuka terhadap pola kepemimpinan partai yang dinilai terlalu lama berada dalam lingkaran keluarga tertentu.

Sikap tersebut menjadi sinyal bahwa Musda Golkar Cianjur kali ini bukan sekadar perebutan kursi ketua, melainkan juga pertarungan gagasan tentang perubahan dan demokrasi internal partai.

  1. 1. Dukungan Metty terus bertambah jelang Musda

    WhatsApp Image 2026-08-25 at 22.04.122.jpeg
    Sebanyak 27 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, untuk memimpin DPD Partai Golkar Cianjur periode 2026–2031. (Dok.Istimewa)

    Deklarasi terbaru memperlihatkan menguatnya dukungan struktural kepada Metty Triantika. Sebelumnya, pada awal Juli 2026, sebanyak 24 dari 32 PK Partai Golkar Cianjur telah lebih dulu menyatakan dukungan kepada Metty melalui rapat konsolidasi menjelang Musda. Kini jumlah itu bertambah menjadi 27 PK.

    Selain pimpinan kecamatan, deklarasi juga dihadiri para Ketua Pimpinan Desa, pengurus DPD Golkar Kabupaten Cianjur, organisasi Hasta Karya, organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, serta sejumlah kader dan simpatisan.

    Dalam pernyataan bersama, para peserta menilai Metty memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, integritas, serta rekam jejak yang dibutuhkan untuk memimpin Golkar Cianjur menghadapi Pemilu 2029.

    Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty juga dinilai memiliki pengalaman membangun komunikasi politik sekaligus memahami kebutuhan kader hingga tingkat desa dan kecamatan.

  2. 2. Kader minta Golkar keluar dari dominasi keluarga

    WhatsApp Image 2026-08-25 at 22.04.16.jpeg
    Sebanyak 27 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, untuk memimpin DPD Partai Golkar Cianjur periode 2026–2031. (Dok.Istimewa)

    Deklarasi dukungan berubah menjadi forum kritik ketika Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karangtengah, Ade Bunyamin, menyampaikan harapan agar Musda berlangsung demokratis dan bebas dari praktik yang mencederai aturan organisasi.

    Menurut Ade, dukungan kepada Metty bukan sekadar dukungan terhadap figur, melainkan representasi keinginan kader akar rumput untuk melihat perubahan di tubuh partai.

    "Kami yakin Ibu Metty menang. Dukungan yang hadir hari ini bukan sekadar angka, melainkan suara perubahan dari kader-kader di tingkat kecamatan dan desa," katanya.

    Ade juga melontarkan kritik yang cukup tajam terhadap kepemimpinan partai selama ini.

    "Sudah terlalu lama partai ini dipimpin oleh lingkaran satu keluarga," ujarnya.

    Pernyataan tersebut menjadi salah satu kritik paling terbuka yang muncul menjelang Musda Golkar Cianjur. Sejumlah kader berharap proses pemilihan ketua kali ini mampu membuka ruang kompetisi yang lebih sehat dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kader.

  3. 3. Musda diharapkan jadi momentum pembenahan organisasi

    WhatsApp Image 2026-08-25 at 22.04.161.jpeg
    Sebanyak 27 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur mendeklarasikan dukungan kepada Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika, untuk memimpin DPD Partai Golkar Cianjur periode 2026–2031. (Dok.Istimewa)

    Nada serupa disampaikan Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Agrabinta, Jejen Santika. Ia menilai DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur harus lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi kader di tingkat bawah.

    Menurut Jejen, kekuatan Golkar selama ini dibangun oleh kader yang bekerja langsung di tengah masyarakat, sehingga aspirasi mereka harus mendapat perhatian lebih besar dalam pengambilan keputusan partai.

    "Golkar Cianjur bukan milik pribadi dan bukan perusahaan. Sudah saatnya berubah," katanya.

    Karena itu, ia berharap Musda 2026 tidak berhenti sebagai agenda pergantian kepemimpinan semata. Musda dinilai harus menjadi momentum memperbaiki tata kelola organisasi agar lebih demokratis, inklusif, dan mampu merangkul seluruh elemen partai.

    Para kader yang hadir dalam deklarasi juga menyatakan siap mengawal proses Musda tanpa tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun. Mereka meyakini kepemimpinan baru dibutuhkan untuk memperkuat konsolidasi internal, membuka ruang regenerasi kader, serta mempersiapkan Golkar Cianjur menghadapi agenda politik lima tahun ke depan.

    Dengan dukungan yang bertambah dari 24 menjadi 27 PK dalam kurun kurang dari dua bulan, posisi Metty Triantika semakin kuat menjelang Musda. Namun di balik konsolidasi tersebut, pesan yang paling mengemuka justru datang dari akar rumput: Golkar Cianjur dinilai membutuhkan perubahan kepemimpinan dan tata kelola organisasi yang lebih terbuka.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More