Pemkot Bandung Kaji Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Autothermix, dok. Diskominfo Bandung
Selain persoalan lahan, Pemkot Bandung juga masih membahas teknis administrasi dan biaya operasional mesin RDF. Salah satu yang dikaji ialah kemungkinan dua kelurahan menggunakan satu fasilitas pengolahan bersama.
Namun, Farhan mengaku belum mengetahui apakah secara administrasi hal itu diperbolehkan atau tidak. “Kalau sampai ternyata secara administratif satu mesin untuk satu kelurahan, itu enggak bisa diubah,” ujarnya.
Di sisi lain, setiap mesin RDF membutuhkan pasokan listrik yang stabil sehingga diperlukan skema pembiayaan yang jelas. Saat ini, Pemkot Bandung masih mencari formula terkait pihak yang akan menanggung biaya operasional tersebut.
Farhan menyebut salah satu opsi yang tengah dikaji ialah pengelolaan dilakukan kelompok swadaya masyarakat dengan sistem iuran warga yang membuang sampah ke lokasi pengolahan.