Bandung, IDN Times - Membeli air minum tampaknya telah menjadi bagian dari keseharian sebagian besar masyarakat Jawa Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, lebih dari separuh rumah tangga di Jawa Barat menjadikan air kemasan bermerek maupun air isi ulang sebagai sumber air minum utama pada 2025.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, sebanyak 54,07 persen rumah tangga di Jawa Barat menggunakan air kemasan bermerek dan air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan minum. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan sumber air lainnya.
“Pada tahun 2025, lebih dari separuh rumah tangga di Jawa Barat menggunakan air kemasan bermerk/air isi ulang sebagai sumber air minum utama (54,07 persen),” tulis BPS dalam laporan Statistik Perumahan Provinsi Jawa Barat 2025 dikutip IDN Times, Minggu (9/8/2026).
