Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Satpol PP Jabar Bongkar Sosok Dadang yang Tinggal di TPU Pandu Bandung
Viral Rumah Nempel Makam di Taman Pandu, Dipakai Tinggal Sementara
  • Satpol PP Jabar menyebut video viral Dadang tinggal di TPU Pandu merupakan dokumentasi sekitar dua tahun lalu, meski bangunan nonpermanen itu memang pernah dipakai beristirahat.
  • Dadang menjaga makam TPU Pandu sejak sekitar 2012, namun ia dan keluarganya juga menempati rumah kontrakan layak berjarak sekitar 200 meter di lahan Pemkot Bandung.
  • Pemprov Jabar akan membantu memperbaiki kerusakan kontrakan Dadang dan menyiapkan penanganan tempat tinggal, sementara persoalan hunian di kawasan TPU disebut berlangsung turun-temurun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sekitar 2012

Dadang telah berada di kawasan TPU Kristen Pandu dan bekerja merawat area pemakaman.

selama puluhan tahun

Sejumlah orang menempati bangunan di lahan milik Pemkot Bandung secara turun-temurun, terkait persoalan hunian di kawasan TPU Pandu.

sekitar dua tahun lalu

Video Dadang yang disebut tinggal di area TPU Pandu direkam dan kemudian kembali beredar di media sosial.

Selasa (15/9/2026)

Satpol PP Jawa Barat mengecek lokasi dan menyatakan Dadang serta keluarganya tinggal di rumah kontrakan yang layak, meski terdapat kerusakan yang akan dibantu perbaikannya.

Hari ini

Gubernur Jawa Barat KDM menyatakan Dadang akan dijemput oleh Kasatpol PP dan disiapkan rumah kontrakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Satpol PP Jawa Barat menemukan Dadang dan keluarganya memiliki rumah kontrakan layak sekitar 200 meter dari bangunan nonpermanen di area TPU Kristen Pandu, meski kontrakan itu mengalami sejumlah kerusakan.
  • Who?
    Dadang dan keluarganya, Kepala Satpol PP Jawa Barat Akhmad Taufiqurrachman, Gubernur Jawa Barat KDM, pengelola TPU Pandu, serta Kepala Kantor Pelayanan Pemakaman TPU Kristen Pandu Syaiful Iman terlibat dalam penanganan ini.
  • Where?
    Di kawasan TPU Kristen Pandu, Kota Bandung, termasuk bangunan nonpermanen di area pemakaman dan rumah kontrakan Dadang di lahan milik Pemerintah Kota Bandung.
  • When?
    Pengecekan disampaikan Akhmad pada Selasa, 15 September 2026. Video yang kembali beredar di media sosial merupakan dokumentasi sekitar dua tahun lalu, sementara Dadang disebut berada di lokasi sejak sekitar 2012.
  • Why?
    Dadang berada di kawasan TPU Pandu karena ikut menjaga makam. Keberadaan hunian di lahan tersebut juga berkaitan dengan persoalan warga yang menempati bangunan milik Pemkot Bandung secara turun-temurun selama puluhan tahun.
  • How?
    Satpol PP Jabar mengecek lokasi dan memperoleh keterangan pengelola TPU. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menjemput Dadang, menyiapkan kontrakan, serta membantu memperbaiki kerusakan pada tempat tinggalnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dadang bekerja menjaga makam di TPU Pandu Bandung sejak sekitar 2012. Video lama menunjukkan ia tinggal di bangunan dekat makam. Satpol PP bilang Dadang dan keluarganya juga punya rumah kontrakan dekat situ. Rumah itu ada yang rusak. Pemerintah Jawa Barat mau membantu memperbaikinya dan menyiapkan tempat tinggal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengecekan langsung Satpol PP Jabar memberi gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi Dadang dan keluarganya: mereka memiliki kontrakan yang layak, sementara kerusakan bangunan telah mendapat perhatian untuk diperbaiki. Keterlibatan pemerintah juga menunjukkan penanganan yang terkoordinasi terhadap kebutuhan hunian Dadang, yang selama ini bekerja merawat kawasan pemakaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat Akhmad Taufiqurrachman turut membongkar fakta-fakta di lapangan soal video viral Dadang yang disebut tinggal di area TPU Kristen Pandu, Kota Bandung.

Akhmad mengungkapkan, video yang kembali beredar di media sosial tersebut merupakan dokumentasi sekitar dua tahun lalu. Namun, saat Pemprov Jabar mengecek langsung ke lokasi, bangunan tersebut telah menjadi tempat beristirahat.

"Menurut penuturan pengelola TPU Pandu, jadi video yang beredar itu video dua tahun lalu. Tapi saya cek, bangunan itu sempat dipakai menjadi tempat istirahat," kata Akhmad pada media, Selasa (15/9/2026).

1. Dadang tinggal di tempat yang layak

Viral Rumah Nempel Makam di Taman Pandu, Dipakai Tinggal Sementara

Dia mengatakan, Dadang berada di kawasan tersebut karena ikut menjaga makam, hanya saja berdasarkan tindaklanjut hasil pengecekan, Dadang dan keluarganya juga memiliki tempat tinggal berupa rumah kontrakan sekitar 200 meter dari rumah non permanen di Pandu.

Dari hasil pemeriksaan, Dadang dan keluarga tinggal di kontrakan yang layak dan berdiri di atas lahan milik Pemkot Bandung. Meski demikian, Akhmad mengakui terdapat sejumlah kerusakan pada bangunan tempat tinggal tersebut.

"Memang ada beberapa kerusakan, perintah Pak Gubernur akan membantu untuk perbaikan," katanya.

2. Ada beberapa kerusakan yang akan dibantu Pemprov Jabar

Viral Rumah Nempel Makam di Taman Pandu, Dipakai Tinggal Sementara

Akhmad menjelaskan keberadaan bangunan tempat tinggal di kawasan TPU Pandu juga tidak terlepas dari persoalan hunian yang telah berlangsung selama puluhan tahun.Menurut dia, sejumlah orang telah menempati bangunan di atas lahan milik Pemerintah Kota Bandung secara turun-temurun.

Dengan kondisi bangunan yang telah digunakan dalam waktu lama, kerusakan pada sejumlah bagian rumah dinilai menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Akhmad menambahkan tempat tinggal Dadang yang bersifat nonpermanen juga berada tidak jauh dari bangunan kontrakan yang selama ini ditempatinya.

"Tempat tinggalnya layak, namun ada kerusakan yang akan dibantu perbaikannya," ucapnya.

3. Dedi Mulyadi akan panggil Dadang

Viral Rumah Nempel Makam di Taman Pandu, Dipakai Tinggal Sementara

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat KDM turun tangan menangani kondisi Dadang, warga yang viral karena tinggal di bangunan semi permanen di area TPU Kristen Pandu, Kota Bandung. KDM memastikan Dadang akan dijemput dan disiapkan tempat tinggal pengganti.

KDM mengatakan proses penanganan Dadang akan dilakukan dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat. Dia menyebut Dadang akan dijemput untuk kemudian ditempatkan di rumah kontrakan.

"Hari ini akan dijemput oleh Kasatpol PP, akan kita siapkan kontrakan," ujar KDM.

KDM berharap kasus semacam ini tidak terulang, dan bisa diketahui dan diidentifikasi oleh aparat kewilayahan sebelum Pemprov Jabar turun tangan.

Kepala Kantor Pelayanan Pemakaman TPU Kristen Pandu, Syaiful Iman sebelumnya mengatakan, Dadang sehari-hari bekerja merawat area pemakaman tersebut. Menurut Syaiful, Dadang telah berada di lokasi tersebut sejak sekitar 2012.

Curated For You

Editorial Team

Related Article