Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Respons KDM Soal Rumor Duet dengan Gibran di Pilpres 2029

Kota Bandung
3 min read
Respons KDM Soal Rumor Duet dengan Gibran di Pilpres 2029
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons rumor duet dengan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 dengan menegaskan fokusnya saat ini adalah bekerja dan menjalankan program di Jawa Barat.
  • Dedi menyatakan belum memikirkan pencalonan presiden 2029 karena ingin memprioritaskan keberhasilan kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat.
  • Ia membantah tegas isu pindah ke PSI dan menegaskan masih menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, sementara PSI menyebut partainya terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM turut merespons soal rumor pencalonan dirinya dengan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029. Rumor tersebut saat ini tengah ramai dan menjadi pembahasan publik termasuk di media sosial.

KDM enggan merespons terlalu banyak mengenai rumor tersebut, dan menyatakan masih fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat. Sehingga, dia tidak menyatakan secara gamblang untuk siap maju di Pilpres 2029.

"Kami lagi mikir bagaimana jadi Gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain. Pokoknya tidak ada, hari ini saya berfokus bekerja saja memberikan yang terbaik," kata KDM saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

  1. 1. KDM bilang belum memikirkan hal tersebut

    IMG-20260919-WA0050.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Dengan begitu, KDM menegaskan, belum ada pikiram untuk maju sebagai calon presiden di 2029. Dia mengatakan, saat ini hanya ingin fokus memimpin Jabar dan merealisasikan program-program kerja yang sebelumnya sudah dijanjikan.

    "Kami belum mikir terlalu jauh. Mikir besok punya pacar atau tidak saja belum kepikiran," ucap KDM.

    Sebelumnya, KDM dirumorkan akan pindah partai ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, hal tersebut ditepis dan dipastikan masih berstatus sebagai Anggi Partai Gerindra.

    "Isu dari mana itu? Ya kami tidak mungkin menanggapi itu. Ujug-ujug dari mana kemudian tiba-tiba, hal yang aneh. Sampai hari ini saya adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra," ujar Dedi Mulyadi saat memberikan keterangannya di Bandung, Senin (24/8/2026) malam.

  2. 2. KDM tepis rumor bergabung dengan PSI

    IMG_20260715_151849.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    KDM kembali menegaskan komitmen serta loyalitasnya terhadap partai besutan Prabowo Subianto. Dia memastikan, saat ini tidak ada rencana berpindah ke partai yang dibesarkan oleh Joko 'Jokowi' Widodo tersebut.

    Saat ditanya apakah kabar kepindahannya merupakan informasi bohong, KDM menjawabnya menegaskan kabar tersebut bohong.

    "Bukan tidak benar, bohong," kata Dedi.

  3. 3. KDM masih sebagai kader Gerindra

    IMG_20260715_151813.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

    Sebelumnya, Wakil Ketua Gerindra Jabar, Buky Wibawa Karya Guna juga mengatakan, kabar tersebut baru sebatas dugaan, dan KDM sampai saat ini masih menjadi bagian dari Gerindra.

    "Kalau berdasarkan apa ya artinya dugaan-dugaan gitu kan ya itu kan cara mereka memberi pandangan ya gitu. Yang jelas pertama-tama saya konfirmasi ke KDM," ujar Buky saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (24/8/2026).

    "Beliau itu salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra gitu ya. Kalau kalau pembina kan harus punya integritas yang tinggi gitu ya. Gitu, di level itu," ujarnya.

    Sedangkan, Mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat, Marshall Chandra mengatakan, belum mengetahui secara jelas rumor tersebut. Hanya saja, dia memastikan PSI terbuka untuk siapapun yang mau bergabung.

    "Jadi intinya kalau di PSI itu partai yang terbuka, kan partai yang super terbuka. Siapapun memungkinkan untuk bergabung di PSI, termasuk KDM. Jadi kalau KDM isu bergabung atau nggak, itu harus ditunggu, seperti biasa. Jadi masih rahasia itu," ujar Marshall.

    Ketua Bidang Perumahan Rakyat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI tersebut tidak menampik adanya komunikasi dengan KDM, karena pada Pilgub Jabar 2024 PSI turut mendukung KDM-Erwan Setiawan.

    "Ya pasti ada dong, kan kami juga dukung KDM waktu itu. Komunikasi ya pasti baik. Kami kawal terus kan pemerintahannya, kalau ada yang nggak bagus ya pasti kita kritik, kalau bagus ya udah kita mah banyak diam gitu kan. Gitu Kang," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More