Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkot Bandung Ingin Segera Merdeka dari Persoalan Tumpukan Sampah
Warga Keluhkan Sampah Tak Kunjung Diangkut di Makam Caringin
  • Pemkot Bandung menyiapkan teknologi pengolahan sampah bersama Kementerian Riset dan Teknologi serta Danantara untuk menangani volume besar tanpa menimbulkan bau.
  • Kolaborasi tersebut segera memasuki tahap awal melalui kick off pada Jumat, dengan penerapan di fasilitas pengolahan sampah, bukan tempat penampungan sementara.
  • Wali Kota Muhammad Farhan menempatkan pengelolaan sampah sebagai bagian kemandirian Bandung, bersama penguatan layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Kota Bandung mau membuat alat baru untuk mengolah sampah. Wali Kota Muhammad Farhan bekerja bersama Kementerian Riset dan Teknologi dan Danantara. Alat ini sedang dicoba. Nantinya alat itu diharap bisa mengolah banyak sampah tanpa bau. Tempatnya bukan hanya tempat menaruh sampah, tapi tempat mengolah sampah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kolaborasi Pemkot Bandung dengan Kementerian Riset dan Teknologi serta Danantara menunjukkan upaya terarah untuk memperkuat pelayanan publik melalui pengolahan sampah. Fokus pada kapasitas besar dan pengendalian bau mencerminkan perhatian terhadap kebutuhan warga, sementara penempatan teknologi di fasilitas pengolahan menegaskan pendekatan yang lebih mandiri dan fungsional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung menyiapkan teknologi baru untuk mengolah sampah sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian daerah. Teknologi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Pemkot Bandung, Kementerian Riset dan Teknologi, serta Danantara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu sektor yang harus diperhatikan dalam menerjemahkan semangat kedaulatan dan kemandirian pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Teknologi yang tengah disiapkan itu ditargetkan mampu mengolah sampah dalam jumlah signifikan tanpa menimbulkan bau.

"Kalau sampah sudah pasti. Insyaallah ada kabar berita baik. Pemerintah Kota Bandung, Kementerian Riset dan Teknologi, dan Danantara bersama-sama akan mengembangkan sebuah teknologi baru pengolahan sampah yang insyaallah akan bisa mengolah sampah dengan jumlah yang cukup signifikan, tetapi juga tidak menimbulkan bau," ujar Farhan di Balaikota, Senin (17/8/2026).

1. Gandeng Danantara dan Kementerian untuk olah sampah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Danantara dan Kementerian Riset dan Teknologi. Farhan mengatakan ketiganya akan mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang diharapkan mampu menangani sampah dalam jumlah cukup besar.

Selain kapasitas pengolahan, teknologi tersebut juga ditargetkan tidak menimbulkan bau. Hal itu menjadi salah satu aspek yang tengah diuji oleh Pemkot Bandung bersama mitranya.

"Jadi, ini kita lagi coba," ujar Farhan.

Ia mengatakan kolaborasi tersebut akan segera memasuki tahap awal melalui kegiatan kick off yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

2. Bukan TPS, teknologi disiapkan di tempat pengolahan

Pemkot Bandung Kaji Teknologi Alternatif Pengolahan Sampah Autothermix, dok. Diskominfo Bandung

Farhan memastikan lokasi yang disiapkan untuk teknologi tersebut bukan sekadar tempat penampungan sementara (TPS), melainkan tempat pengolahan sampah.

"Tempat pengolahan, tempat pengolahan," katanya saat ditanya mengenai lokasi penerapan teknologi tersebut.

Menurut Farhan, pengembangan teknologi pengolahan sampah ini menjadi salah satu langkah yang sedang disiapkan Pemkot Bandung untuk memperkuat kemampuan kota dalam menangani persoalan sampah.

Kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Danantara diharapkan dapat menghasilkan teknologi yang mampu mengolah sampah dalam skala signifikan sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan bau dalam proses pengolahan.

3. Kemandirian Bandung tak hanya soal pangan dan energi

potret bendera Indonesia yang berkibar (unsplash.com/id/@bismamahendra07)

Di sisi lain, Farhan menilai bahwa semangat kedaulatan yang menjadi salah satu sorotan dalam peringatan HUT ke-81 RI dapat diterapkan hingga tingkat pemerintah daerah. Menurutnya, kemandirian tidak hanya berkaitan dengan swasembada pangan dan energi, tetapi juga kemampuan pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkot Bandung menerjemahkan semangat tersebut melalui berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga administrasi kependudukan.

"Ini yang sedang difokuskan juga di Kota Bandung sehingga kita bisa memberikan pelayanan. Kita menerjemahkannya bahwa layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan layanan kependudukan umum lainnya bisa kita fokuskan secara mandiri," katanya.

Menurut Farhan, pengelolaan sampah juga menjadi bagian dari upaya tersebut. Pemkot Bandung berupaya mencari solusi pengolahan sampah yang dapat dilakukan secara lebih efektif di dalam kota.

Editorial Team

Related Article