Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkab Bandung Barat Audit Dana BOS Rp1,3 Miliar di SMPN 2 Ngamprah
Ilustrasi APBN (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Pemkab Bandung Barat akan mengaudit pengelolaan dana BOS Rp1,3 miliar di SMPN 2 Ngamprah setelah ditemukan berbagai kerusakan sarana prasarana yang belum diperbaiki.
  • Bupati Jeje Ritchie Ismail menyoroti atap, dinding, plafon, toilet, papan tulis, dan kebersihan sekolah; ia meminta penggunaan anggaran dilakukan transparan, akuntabel, dan sesuai peruntukan.
  • Dana BOS dapat mengalokasikan maksimal 20 persen atau sekitar Rp274 juta untuk pemeliharaan. Pemkab juga memperbaiki tiga kelas, sementara REI Jabar membantu renovasi toilet melalui CSR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tahun 2026

SMP Negeri 2 Ngamprah menerima dana BOS sebesar Rp1,3 miliar. Dana tersebut dapat digunakan untuk pemeliharaan sarana prasarana hingga maksimal 20 persen.

Minggu lalu

Jeje meminta Kepala Dinas Pendidikan meninjau SMP Negeri 2 Ngamprah setelah menerima laporan kerusakan kelas, toilet, papan tulis, dan kebersihan lingkungan.

24 Agustus 2026

Jeje menginstruksikan Inspektorat Daerah mengaudit pengelolaan dan penggunaan dana BOS di SMP Negeri 2 Ngamprah. Pemerintah juga menggandeng REI Jawa Barat untuk memperbaiki toilet melalui CSR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemkab Bandung Barat akan mengaudit pengelolaan dan penggunaan dana BOS Rp1,3 miliar tahun 2026 di SMP Negeri 2 Ngamprah, setelah ditemukan sejumlah kerusakan sarana dan prasarana sekolah.
  • Who?
    Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menginstruksikan Inspektorat Daerah KBB yang dipimpin Yadi Azhar memeriksa dana BOS SMP Negeri 2 Ngamprah. REI Jawa Barat akan membantu perbaikan toilet melalui CSR.
  • Where?
    Pemeriksaan dan perbaikan berlangsung di SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
  • When?
    Instruksi audit disampaikan Jeje pada Senin, 24 Agustus 2026. Dana BOS yang diperiksa merupakan alokasi tahun 2026; hingga saat ini pencairan semester kedua masih akan dicek.
  • Why?
    Audit dilakukan karena ditemukan atap dan plafon bocor, dinding retak, kelas serta papan tulis rusak, toilet tidak layak, dan kebersihan lingkungan kurang terjaga meski tersedia dana BOS untuk pemeliharaan.
  • How?
    Inspektorat akan mendalami alokasi dan penggunaan dana, termasuk batas maksimal 20 persen untuk pemeliharaan sarana prasarana. Perbaikan tiga kelas direncanakan, sedangkan toilet akan dibantu CSR REI Jawa Barat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bupati Jeje melihat SMPN 2 Ngamprah banyak yang rusak. Ada atap bocor, dinding retak, kelas bolong, papan tulis rusak, dan toilet kotor. Padahal sekolah mendapat dana BOS Rp1,3 miliar. Sekarang inspektorat akan memeriksa uang itu. REI Jawa Barat juga akan membantu memperbaiki toilet sekolah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Audit dana BOS di SMPN 2 Ngamprah mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap transparansi anggaran dan kelayakan fasilitas belajar. Di tengah rekam jejak prestasi Adiwiyata nasional sekolah, tindak lanjut untuk perbaikan tiga kelas serta dukungan CSR REI Jawa Barat bagi toilet menunjukkan adanya respons konkret terhadap kebutuhan pemeliharaan yang ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan melakukan audit penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 2 Ngamprah. Hal tersebut dilakukan setelah Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, setelah menemukan banyak sarana prasarana sekolah yang belum diperbaiki.

Sementara itu sekolah tersebut sudah mendapa6 bantuan BOS sebesar Rp1,3 miliar untuk tahun 2026 ini. Jeje juga menginstruksikan agar Inspektorat daerah turun tangan mengecek alokasi bantuan khusus sekolah dari pemerintah pusat tersebut.

"Saya sudah menginstruksikan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan dana bos di sekolah ini," kata Jeje, Senin (24/8/2026).

1. Sekolah berprestasi namun fasilitas tidak mumpuni

Dok. Istimewa

Jeje mengatakan, kerusakan-kerusakan kecil seperti genting bocor, dinding bangunan yang retak, plafon bocor, hingga pemeliharaan untuk toilet dapat dilakukan dengan dana BOS. Apalagi, SMP Negeri 2 Ngamprah disebut mendapatkan dana BOS tahun 2026 cukup besar.

"Saya prihatin, sekolah ini beberapa tahun terakhir berprestasi dengan mendapatkan juara dua adiwiyata tingkat nasional, kami cukup terkejut melihat kondisi di lapangan, karena untuk pemeliharaan ringan mestinya bisa ditangani dengan anggaran operasional yang tersedia," katanya.

2. Audit dilakukan guna mengetahui alokasi dana BOS ke mana saja

Dok. Istimewa

Politisi Partai PAN tersebut menambahkan, hasil audit itu nantinya akan menunjukkan bagaimana pengelolaan dan penggunaan dana BOS di SMP Negeri 2 Ngamprah, karena kerusakan sudah banyak ditemukan namun tidak kunjung dilakukan perbaikan.

"Kami ingin memastikan seluruh anggaran dikeluarkan secara transparan akuntabel dan sesuai dengan peruntukannya," ujarnya.

Sebelum melihat langsung kondisi sekolah, Jeje terlebih dahulu menerima laporan terkait adanya kerusakan masif yang terjadi di SMP Negeri 2 Ngamprah. Mulai dari langit-langit kelas yang bolong, papan tulis yang rusak, toilet kotor dan tidak layak, hingga kebersihan lingkungan yang tidak terjaga.

"Pekan lalu saya sudah meminta Pak Kadisdik untuk meninjau langsung ke lokasi, laporan yang saya dapatkan ada kelas yang rusak, toilet yang tidak bagus, tidak layak, papan tulis yang rusak, dan kebersihan lingkungan, makanya langsung saya tindaklanjuti," ujarnya.

3. Dana CSR disalurkan untuk membenahi fasilitas sekolah

Jeje Govinda (Sumber: Instagram @ritchieismail)

Selain perbaikan tiga kelas, Jeje juga menggandeng Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat untuk ikut terlibat dalam perbaikan di SMP Negeri 2 Ngamprah. Nantinya, perbaikan terhadap toilet yang rusak dan tidak terurus akan dilakukan oleh pihak REI Jabar.

"Iya kita ada CSR, alhamdulilah untuk toilet kita ada CSR dibantu dari REI Jawa Barat," katanya.

Di lokasi yang sama, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Yadi Azhar mengatakan, dana BOS di SMP Negeri 2 Ngamprah di tahun ini mencapai Rp1,3 miliar. Adapun dana tersebut dapat digunakan untuk kepentingan perbaikan dan pemeliharaan sekolah dengan angka maksimal 20 persen.

"Jadi 20 persen digunakan untuk pemeliharaan sarana prasarana, kalau diuangkan sekitar Rp274 juta. Dan semester pertama sudah cair Rp64 juta, semester dua kita akan lihat sudah cair atau belum, kita kaitkan dengan proses penggunaannya, kita akan dalami," kata Yadi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article