Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Napi Lapas Sukabumi Belum Ditemukan, Diduga Bersembunyi di Hutan
ilustrasi napi yang melarikan diri (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Narapidana pencurian dengan pemberatan, Patah alias Acil, masih buron setelah kabur dari Lapas Kelas IIB Warungkiara, Sukabumi, pada 17 Agustus 2026.
  • Petugas gabungan terus mencari Acil, yang terakhir terdeteksi diduga bersembunyi di kawasan perkebunan dan hutan pelosok Sukabumi.
  • Acil kabur saat asimilasi setelah ditegur karena bermain ponsel, diduga khawatir teguran tersebut memengaruhi penilaian programnya; masa bebasnya tersisa sekitar dua bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (17/8/2026)

Patah alias Acil melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Warungkiara saat menjalani asimilasi. Ia diduga kabur setelah ditegur petugas karena bermain ponsel.

Rabu (26/8/2026)

Petugas gabungan masih mencari Acil di sejumlah titik. Informasi terakhir menyebut ia terlacak di hutan dan kawasan perkebunan pelosok Sukabumi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian dengan pemberatan, masih dicari setelah melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Warungkiara saat menjalani asimilasi.
  • Who?
    Patah alias Acil menjadi narapidana yang dicari; petugas gabungan melakukan pencarian. Yudi Suseno, Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, mengonfirmasi pencarian masih berlangsung.
  • Where?
    Acil diduga berada di kawasan perkebunan dan hutan di pelosok Sukabumi. Ia melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
  • When?
    Acil melarikan diri pada Senin, 17 Agustus 2026. Hingga Rabu, 26 Agustus 2026, petugas gabungan masih melakukan pencarian.
  • Why?
    Acil diduga kabur setelah mendapat teguran karena bermain ponsel saat asimilasi, dengan kekhawatiran teguran tersebut memengaruhi penilaian Tim Pengamat Pemasyarakatan.
  • How?
    Petugas gabungan menyisir sejumlah titik setelah informasi terakhir menempatkan Acil di hutan Sukabumi. Ia diduga bergerak menuju daerah perkebunan dan hutan pedalaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Acil, orang yang dipenjara karena mencuri, kabur dari penjara di Sukabumi. Sekarang ia belum ketemu. Petugas masih mencari Acil di banyak tempat. Acil diduga bersembunyi di hutan dan kebun di Sukabumi. Ia kabur saat ikut kegiatan di penjara. Petugas berharap Acil segera tertangkap lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pencarian terpadu yang terus berlangsung menunjukkan respons aktif petugas terhadap pelarian tersebut. Informasi mengenai pergerakan Acil ke wilayah perkebunan dan hutan pedalaman memberi arah bagi upaya penelusuran, sementara kondisi akses yang semakin terbatas dinilai mempersempit ruang geraknya. Situasi ini mencerminkan koordinasi penegakan pengawasan yang tetap berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Narapidana kasus pencurian dengan pemberatan, Patah alias Acil, yang melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, masih belum ditemukan. Petugas gabungan saat ini masih melakukan pencarian di sejumlah titik.

"Masih terus dalam pencarian," kata Kakanwil Ditjenpas Jabar, Yudi Suseno, ketika dikonfirmasi pada Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh Kanwil Ditjenpas Jabar, Acil terlacak berada di hutan di pelosok Sukabumi. Posisi Acil diduga semakin terpojok sehingga aksesnya terbatas dan dipastikan akan ditangkap oleh petugas gabungan.

"Infonya ke daerah-daerah perkebunan ke hutan daerah Sukabumi pedalaman. Mungkin sudah merasa semakin terbatas aksesnya. Mohon doa dan dukungannya semoga dapat tertangkap kembali," katanya.

Untuk diketahui, Acil melarikan diri ketika sedang menjalani asimilasi yang dilakukan di Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (17/8/2026) lalu.

Acil sebenarnya akan bebas dari lapas dua bulan lagi dan sedang menjalani program asimilasi di Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang ada di Lapas IIB Warungkiara.

Kendati begitu, ketika sedang menjalani asimilasi, Acil didapati petugas sedang bermain ponsel dan mendapat teguran. Diduga, dikarenakan khawatir teguran itu berpengaruh terhadap penilaian asimilasi yang dilakukan oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Acil memutuskan untuk kabur dari lapas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article