Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mudik Lebaran 2026: Dinkes Jabar Siagakan 280 Posko dan 762 Dokter
ilustrasi kesehatan jantung (freepik.com/freepik)
  • Dinas Kesehatan Jawa Barat menyiapkan 282 posko kesehatan dengan 762 dokter, ribuan perawat, dan ratusan tenaga pendukung untuk melayani pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
  • Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengubah mobil dinas Mercedes-Benz menjadi klinik berjalan lengkap dengan alat medis untuk pemeriksaan jantung, ibu hamil, hingga penanganan persalinan darurat.
  • BPBD Jawa Barat menyiagakan 82 posko mudik di titik rawan bencana seperti jalur longsor dan banjir guna memastikan keamanan serta menyediakan tempat istirahat bagi para pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Maret 2026

BPBD Jawa Barat menyiagakan 82 titik posko mudik lebaran untuk penanganan potensi bencana alam pada Idulfitri 2026. Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/kota, sementara posko pendukung ditempatkan di jalur rawan longsor, banjir, dan kawasan wisata.

14 Maret 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengubah mobil dinas Mercedes-Benz menjadi klinik berjalan dengan peralatan medis lengkap. Mobil tersebut disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan keliling selama arus mudik Lebaran 2026.

16 Maret 2026

Dinkes Jawa Barat menyiapkan 282 pos kesehatan dengan melibatkan 762 dokter dan ribuan tenaga kesehatan lainnya di seluruh wilayah provinsi. Layanan mencakup pemeriksaan umum, akupresur, serta pengobatan tradisional bagi pemudik menjelang puncak arus mudik H-3 Lebaran.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dinas Kesehatan Jawa Barat menyiagakan 280 posko kesehatan dan 762 dokter untuk melayani pemudik selama arus mudik Lebaran 2026, termasuk layanan tradisional dan klinik keliling dari kendaraan dinas yang dimodifikasi.
  • Who?
    Dinas Kesehatan Jawa Barat, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, tenaga medis seperti dokter, perawat, sopir ambulans, serta BPBD Jawa Barat yang juga menyiapkan posko bencana.
  • Where?
    Posko kesehatan tersebar di 27 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat, sementara mobil klinik keliling beroperasi dari kantor gubernur wilayah menuju berbagai daerah.
  • When?
    Kesiapsiagaan dilakukan menjelang puncak arus mudik Idulfitri 2026 yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran; keterangan disampaikan antara 12 hingga 16 Maret 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik serta kesiapan menghadapi potensi bencana alam selama periode mudik Idulfitri di Jawa Barat.
  • How?
    Layanan diberikan melalui ratusan posko dengan tenaga medis siaga 24 jam, ambulans untuk rujukan darurat, mobil klinik keliling lengkap fasilitas medis, serta posko BPBD di titik raw
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bentar lagi orang-orang mau mudik Lebaran di Jawa Barat. Banyak dokter dan perawat disiapin buat bantu kalau ada yang sakit. Ada 280 posko sama mobil besar yang jadi klinik jalan, bisa periksa jantung dan ibu hamil juga. Mobil itu dulu mobil gubernur. Ada juga posko buat jaga kalau ada bencana kayak banjir atau longsor. Semua siap siaga biar orang mudik aman dan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Persiapan mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Dengan ratusan posko kesehatan, ribuan tenaga medis, serta inovasi mobil dinas yang disulap menjadi klinik berjalan, layanan bagi pemudik menjadi lebih mudah dijangkau. Kehadiran posko BPBD turut menambah rasa aman dengan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Puncak arus mudik Idulfitri di wilayah Jawa Barat diprediksi terjadi pada H-3 lebaran. Sejumlah persiapan untuk memberikan layanan ke masyarakat turut dihadirkan, termasuk layanan kesehatan uang disediakan oleh Dinkes Jabar.

Ketua tim kerja pelayanan klinis, Selvia Gusrina mengatakan, pelayanan yang diberikan berupa posko kesehatan dengan melibatkan banyak dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Sebanyak 282 pos kesehatan yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di mana itu ada sekitar 762 orang dokter, 3.000-an lebih perawat, 50-an tenaga kesehatan tradisional dan ada sekitar 500-an pengemudi ambulan yang siap siaga 24 jam," ujar Selvia saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

1. Ada pula pelayanan kesehatan tradisional

Ilustrasi kesehatan jantung (dok. http://pixabay.com/janBaby)

Sopir ambulan ini disiagakan untuk menanggani kasus-kasus yang memerlukan rujukan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya saat masa mudik lebaran. Adapun para pemudik nantinya bisa memeriksakan kesehatan di posko dan juga ada pelayanan tradisional.

"Pelayanannya yang ada di pos kesehatan itu pelayanan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, juga ada pelayanan kesehatan tradisional, pelayanan akupresur, terus juga ada jamu-jamuan, ramuan herbal barangkali para pemudik yang lelah ingin sekedar beristirahat untuk jamu bisa mengakses," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi juga sangat fokus terhadap posko kesehatan untuk para pemudik. Bahkan, dia mengizinkan kendaraan dinas disulap khusus layanan kesehatan keliling untuk membantu masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Mobil dinas berjenis Mercedes-Benz yang sebelumnya digunakan sebagai kendaraan resmi itu kini dibuah dan dipasangi dengan berbagai peralatan medis, termasuk alat untuk cek kesehatan jantung dan lainnya.

2. Mobil dinas Gubernur Dedi Mulyadi disulap jadi layanan kesehatan mudik

ilustrasi kesehatan (vecteezy.com/Titiwoot Weerawong)

Dedi mengatakan, kendaraan tersebut kini berfungsi sebagai klinik berjalan yang bisa memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga. Dia menambahkan, mobil tersebut menjadi salah satu kendaraan layanan kesehatan paling lengkap yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Jadi ini mobil dinas gubernur dulu. Jenisnya Mercy, mobilnya gede. Sekarang mobil ini diubah menjadi mobil layanan kesehatan lengkap," katanya dikutip, Sabtu (14/3/2026).

Di dalam mobil tersebut tersedia berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan jantung hingga pemeriksaan ibu hamil. Kemudian juga dilengkapi fasilitas untuk membantu proses persalinan jika terjadi keadaan darurat.

"Mulai layanan jantung, pemeriksaan ibu hamil, sampai menangani kelahiran di sini," kata Dedi.

Mobil-mobil tersebut akan berkeliling setiap hari dari kantor wilayah gubernur untuk menemui warga di berbagai daerah. "Setiap kantor gubernur wilayah nanti setiap hari keliling untuk menemui warga di berbagai daerah," kata Dedi.

3. Persiapan penanganan bencana juga dilakukan

ilustrasi kesehatan (unsplash.com/Markus Frieauff)

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat turut menyiagakan 82 titik posko mudik lebaran untuk menangani terjadinya bencana alam yang berpotensi muncul pada Idul Fitri 2026. Posko tersebut ditempatkan di titik-titik rawan terjadinya bencana.

Persiapan untuk penanganan bencana alam saat mudik ini terdiri dari posko utama dan posko pendukung. Adapun Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/ kota, sementara posko pendukung dibangun di jalur berpotensi longsor, banjir dan tempat wisata alam yang terdapat potensi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali mengatakan, jumlah pokso di setiap daerah berbeda tergantung seberapa besar potensi terjadinya bencana. Beberapa daerah memiliki posko pendukung hingga lima titik, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Sementara, daerah lain memiliki satu hingga empat posko pendukung.

"Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri," ucap Teten, Kamis (12/3/2026).

Editorial Team