Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Momen Petugas-Santri Kewalahan Tumbangkan Sapi Kurban Prabowo di Sukabumi
Momen petugas dan santri kewalahan tumbangkan sapi kurban Prabowo di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)
  • Sapi simental 1,2 ton bernama 'Predator' bantuan Presiden Prabowo disembelih di Ponpes Miftahussa'adah Sukabumi, melibatkan 10 orang karena ukurannya yang luar biasa besar.
  • Daging sekitar 600 kilogram dari sapi tersebut diprioritaskan untuk warga sekitar pesantren dengan target distribusi 1.000 kantong kurban.
  • Wali Kota Sukabumi memastikan sapi kurban Prabowo dalam kondisi sehat setelah lolos pemeriksaan dokter hewan, sementara total hewan kurban kota tahun ini meningkat signifikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Iduladha tahun ini membawa berkah sekaligus cerita unik bagi warga Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah sapi simental raksasa seberat 1,2 ton bernama 'Predator' tiba di Pondok Pesantren Miftahussa'adah, Cigunung, Kecamatan Warudoyong. Sapi jumbo tersebut merupakan bantuan kemasyarakatan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Namun, karena ukurannya yang di luar nalar, proses penyembelihannya pun berubah menjadi sebuah tantangan besar yang menguji stamina.

1. Butuh tenaga 10 orang untuk robohkan sang 'Predator'

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menyerahkan sapi kurban dari Prabowo Subianto (IDN Times/Siti Fatimah)

Mengingat bobotnya yang mencapai lebih dari satu ton, melumpuhkan hewan kurban milik orang nomor satu di Indonesia ini tidak bisa sembarangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, dibutuhkan penanganan khusus dari tim yang benar-benar kuat.

Tak tanggung-tanggung, tiga orang petugas jagal profesional harus dibantu oleh tujuh orang santri demi bisa merobohkan sapi tersebut. Mereka tampak bersusah payah menarik tali tambang yang mengikat bagian kaki sang Predator agar bisa diposisikan untuk disembelih.

Pimpinan Ponpes Miftahussa'adah, H. Ismatullah, menjelaskan bahwa teknik pengikatan harus diperhitungkan dengan sangat matang agar sapi tidak stres atau mengamuk, yang bisa membahayakan warga sekitar.

"Kita serahkan aja sama yang profesional. Saya yakin insyaallah lancar... Karena ini sapinya besar ya, pengerjaannya harus hati-hati," tutur Ismatullah pada Rabu (27/5/2026).

2. Diperkirakan menghasilkan 600 kg daging, diprioritaskan untuk warga sekitar

Predator, sapi kurban Prabowo di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Pihak pondok pesantren mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo. Ismatullah menegaskan bahwa seluruh daging dari sapi Predator ini akan diprioritaskan bagi warga di sekitar pesantren.

Dari total bobot 1,2 ton, sapi simental ini diperkirakan bakal menghasilkan sekitar 600 kilogram daging bersih. Pihak ponpes sendiri telah mendata sekitar 1.000 calon penerima dari kalangan warga lokal.

"Kita prioritaskan warga sekitarlah... Rencana kita bikin 1.000 kantong. Kekurangannya mungkin nanti kita tambah dengan sapi dari ponpes," jelas Ismatullah. Di luar sapi presiden, Ponpes Miftahussa'adah juga menyembelih 5 ekor sapi rutin dan beberapa ekor kambing, sehingga kebutuhan daging untuk para santri dipastikan aman.

3. Kondisi sapi dijamin sehat total dan lolos pemeriksaan ketat

Predator, sapi kurban Prabowo di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Di sisi lain, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang memonitor langsung proses serah terima ini memastikan bahwa sapi kurban dari Prabowo Subianto berada dalam kondisi prima. Sapi tersebut sudah mendapatkan pengawasan ketat dari dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi sejak beberapa minggu lalu.

"Dalam kondisi sehat dan dikawal oleh dokter ternak... Jadi ini dijamin hewan kurban dari Presiden Prabowo ini dalam kondisi yang sehat total beratnya 1,2 ton," tegas Ayep Zaki.

4. Total hewan kurban di Kota Sukabumi tahun ini melonjak

Predator, sapi kurban Prabowo di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Ayep Zaki juga menambahkan bahwa selain sapi milik Prabowo, Kota Sukabumi tahun ini menerima banyak bantuan kurban berukuran besar. Tercatat ada 7 ekor sapi berbobot total 6,7 ton yang ditempatkan di Babakan Jampang, Kecamatan Cikole.

Secara keseluruhan, hewan kurban yang dikelola oleh DKM Masjid Agung Sukabumi tahun ini mencapai lebih dari 8 ton. Jumlah penerima manfaat pun melonjak dari yang tahun lalu hanya 5.000 orang, kini menjadi 7.000 penerima.

Untuk mengantisipasi kericuhan saat pembagian, pihak pemerintah kota akan menerapkan sistem kupon yang dibantu oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). "Untuk pembagiannya insyaallah aman karena sudah terkondisi timnya," pungkas Ayep Zaki.

Editorial Team

Related Article