Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menyerahkan sapi kurban dari Prabowo Subianto (IDN Times/Siti Fatimah)
Mengingat bobotnya yang mencapai lebih dari satu ton, melumpuhkan hewan kurban milik orang nomor satu di Indonesia ini tidak bisa sembarangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, dibutuhkan penanganan khusus dari tim yang benar-benar kuat.
Tak tanggung-tanggung, tiga orang petugas jagal profesional harus dibantu oleh tujuh orang santri demi bisa merobohkan sapi tersebut. Mereka tampak bersusah payah menarik tali tambang yang mengikat bagian kaki sang Predator agar bisa diposisikan untuk disembelih.
Pimpinan Ponpes Miftahussa'adah, H. Ismatullah, menjelaskan bahwa teknik pengikatan harus diperhitungkan dengan sangat matang agar sapi tidak stres atau mengamuk, yang bisa membahayakan warga sekitar.
"Kita serahkan aja sama yang profesional. Saya yakin insyaallah lancar... Karena ini sapinya besar ya, pengerjaannya harus hati-hati," tutur Ismatullah pada Rabu (27/5/2026).