Bareskrim Polri mengungkap tindak pidana penyelundupan berupa impor ilegal komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. (Dok. Bareskrim)
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman menuturkan, pertumbuhan kredit UMKM di Jawa Barat terutama ditopang oleh segmen usaha kecil dan menengah. Kredit usaha kecil tumbuh 6,77 persen secara tahunan, sedangkan kredit menengah meningkat 2,58 persen. Di sisi lain, kredit mikro masih mengalami kontraksi sebesar 2,56 persen YoY.
"Dari sisi wilayah, penyaluran kredit UMKM masih terkonsentrasi di sejumlah daerah dengan aktivitas ekonomi tinggi. Kota Bandung menjadi wilayah dengan penyaluran terbesar, yakni mencapai Rp24,70 triliun," kata dia, Selasa (15/9/2026).
Posisi berikutnya ditempati Kota Bekasi sebesar Rp17,18 triliun, Kabupaten Bogor Rp16,78 triliun, Kabupaten Bekasi Rp13,72 triliun, dan Kabupaten Bandung Rp13,18 triliun. OJK menilai kondisi tersebut mencerminkan tingginya aktivitas sektor jasa keuangan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap pembiayaan untuk kegiatan usaha di Jawa Barat.